#
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat meninjau proyek Pelabuhan Patimban, Subang, Jawa Barat, Minggu ( 9/8/2020).(Dokumentasi Kemenhub).

Para Pelaku Industri tak Sabar Menunggu Beroperasinya Pelabuhan Patimban Subang
Sekitar 600 ribu unit mobil yang nantinya bakal diekspor melalui Pelabuhan Patimban hingga tahun 2025. Kalau itu terealisir, total nilai ekspornya Rp110 triliun

EmitenNews.com – Para pelaku industri sudah tidak menunggu beroperasinya Pelabuhan Patimban, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Mereka, terutama pelaku industri otomotif berharap pelabuhan andalan itu segera selesai untuk melayani ekspor. Sedikitnya enam perusahaan otomotif siap mengirim 600 ribu unit mobil melalui pelabuhan yang dikebut pembangunannya itu.

Dalam diskusi virtual Jumat (20/11/2020), Direktur Jenderal Industri Logam Mesin Alay Transportasi dan Elektronika (Dirjen ILMATE) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Taufiek Bawazier mengungkapkan kabar gembira di tengah himpitan pandemi virus corona penyebab coronavirus disease 2019 (covid-19) itu. Ia memastikan enam perusahaan yang belum disebutkan namanya itu, akan langsung menggunakan pelabuhan seusai diresmikan, nanti.

Taufiek Bawazier mengungkapkan, sekitar 600 ribu unit mobil yang nantinya bakal diekspor melalui Pelabuhan Patimban hingga tahun 2025. Kalau itu terealisir, bayangkan total nilai ekspornya Rp110 triliun. “Patimban nanti bisa paling tidak mengekspor sekitar 600 ribu unit. Kalau dikurskan sekarang berarti kita bisa mencapai angka di atas Rp110 triliun dari Patimban untuk waktu dekat saja, sekitar 2025.”

Taufiek menilai Pelabuhan Patimban harus mendukung sektor otomotif dengan mengedepankan konsep artifisial intelijen. Untuk itu perlu persiapan matang sebelum Pelabuhan ini benar-benar beroperasi. “Karena ini setup baru, semuanya bisa artifisial intelijennya bisa dipakai, semuanya terdigitalisasi, semuanya bisa dilihat dengan cepat dan proses keputusannya juga bisa diambil cepat, baik dari sisi pengusaha maupun operator.”

Saat ini saja tanpa adanya Pelabuhan Patimban, industri otomotif sudah dapat melakukan ekspor mobil sebesar 332 ribu unit mobil. Karena itu, diharapkan dengan adanya Pelabuhan Patimban target ekspor 1 juta unit pada 2025 akan mudah dicapai. Optimilisasi di Pelabuhan Patimban akan mendorong peningkatan produksivitas industri.

Pemerintah mempercepat penyelesaian pembangunan tahap pertama Pelabuhan Patimban. Pelabuhan yang berlokasi di Subang ini direncanakan mulai beroperasi secara terbatas pada Desember 2020. Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, mengklaim operasional Pelabuhan Patimban akan memberikan sejumlah manfaat. Salah satunya, mendongkrak roda perekonomian nasional dengan adanya percepatan arus logistik.

“Pelabuhan Patimban juga dapat diharapkan sebagai pengungkit utama pemulihan ekonomi nasional. Saya banyak berdiskusi dengan Pak Menperin bahwa Kementerian Perindustrian sudah siap mendukung kegiatan ini,” tutur Meneteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam diskusi virtual, Jumat (20/11/2020). ***

 

Check Also

Pemerintah Lebih Pilih Berikan Stimulus Lain untuk Pulihkan Industri Otomotif
“Saat ini kami tidak mempertimbangkan untuk memberikan tarif pajak mobil baru 0 persen seperti disampaikan industri dan Kementerian Perindustrian,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani

EmitenNews.com – Pemerintah lebih memilih memberikan stimulus lain  untuk memulihkan industri otomotif dari pada membebaskan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: