#

Pasca Masuk UMA, Saham PT Pelat Timah Nusantara (NIKL) Masih Naik 0,53 Persen

EmitenNews.com – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menginformasikan bahwa telah terjadi peningkatan harga saham PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL ) yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity).

BEI dalam pengumuman bursa Jumat (24/7) melalui surat Peng-UMA-0039/BEI.WAS/07-2020 mengumumkan UMA (Unusual Market Activity) pada perdagangan saham PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL ) terkait peningkatan harga saham yang di luar kebiasaan.

“Dengan ini kami menginformasikan bahwa telah terjadi peningkatan harga saham NIKL yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity),” tulis Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Lidia M Panjaitan, dan Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI, Irvan Susandy, dalam surat keterbukaan Informasi BEI, Jumat (24/7).

Informasi terakhir mengenai Perusahaan Tercatat adalah pada tanggal 23 Juli 2020 yang dipublikasikan melalui website PT Bursa Efek Indonesia terkait risalah rapat umum pemegang saham (RUPS) .

Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity atas saham NIKL, BEI meminta para investor untuk memperhatikan jawaban perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi bursa, mencermati kinerja perusahaan tercatat dan keterbukaan informasinya, mengkaji kembali rencana corporate action perseroan apabila belum mendapatkan persetujuan RUPS, dan mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.

Lebih lanjut, BEI dalam pengumuman menyebutkan bahwa pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal.

Sejak tanggal 20 Juli 2020 harga saham NIKL masih berada di angka Rp540 telah terjadi peningkatan signifikan dimana selama sepekan hingga penutupan sesi I Jumat 24 Juli 2020 hari ini harga saham NIKL  berada di level Rp935 atau naik 73,14 persen harga tertinggi sempat menyentuh level Rp1130 per saham.

Check Also

Pemerintah Sedang Bahas Beberapa Usulan Baru untuk Perluasan Program PEN
"Ada program perluasan Subsidi Upah untuk Guru Honorer, Perluasan Banpres Produktif dari Rp9 juta menjadi Rp15 juta, Beli Produk UMKM, dan Voucher Pariwisata," ujar Airlangga Hartarto

EmitenNews.com – Pemerintah sedang membahas beberapa usulan baru untuk perluasan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: