#
Ilustrasi industri minyak goreng. Pemerintah memberikan fasilitas pajak penghasilan untuk penanaman modal di bidang-bidang usaha tertentu dan/atau di daerah tertentu. Presiden Joko Widodo melalui Peraturan Pemerintah (PP) nomor 78 tahun 2019 itu memberikan diskon pajak dengan ketentuan tertentu, yang disebut juga Tax Allowance. (Dok. Bontang Post).

Pemerintah Berikan Fasilitas Pajak Penghasilan untuk Penanaman Modal Usaha Tertentu
Diskon pajak ini diberikan untuk lebih mendorong dan meningkatkan kegiatan penanaman modal langsung, dari sisi pertumbuhan ekonomi, berkembangnya sektor usaha

EmitenNews.com – Pemerintah memberikan fasilitas pajak penghasilan untuk penanaman modal di bidang-bidang usaha tertentu dan/atau di daerah tertentu. Presiden Joko Widodo melalui Peraturan Pemerintah (PP) nomor 78 tahun 2019 itu memberikan diskon pajak dengan ketentuan tertentu, yang disebut juga Tax Allowance.

Dari informasi yang dikumpulkan sampai Selasa (3/12/2019), diskon pajak ini diberikan untuk lebih mendorong dan meningkatkan kegiatan penanaman modal langsung, baik dari sisi pertumbuhan ekonomi, berkembangnya sektor usaha, kepastian hukum guna perbaikan iklim usaha yang lebih kondusif bagi kegiatan penanaman modal langsung di bidang-bidang usaha tertentu dan/atau di daerah-daerah tertentu yang mendapat prioritas tinggi dalam skala nasional, serta pemerataan dan percepatan pembangunan bagi bidang-bidang usaha tertentu dan/atau di daerah-daerah tertentu, perlu mengganti Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2015.

Cukup banyak bidang usaha yang bisa dapat diskon pajak ini: mulai dari Budidaya Sapi Potong, Gasifikasi Batu Bara di Lokasi Penambangan, Pengusahaan Tenaga Panas Bumi, Pertambangan Pasir Besi, Pertambangan Bijih Besi,  Pertambangan Bijih Nikel, Industri Minyak Goreng Kelapa, Industri Gula Pasir.

Lainnya, Industri Makanan Bayi, Industri Pemintalan Benang, Industri Pertenunan, Industri Batik, Industri Sepatu Olah Raga, Industri Produk Batu Bara, Industri Bahan Farmasi, Industri Komputer dan/atau perakitan Komputer,  Industri Batu Baterai, dan lain sebagainya.

Fasilitas pengurangan Pajak Penghasilan itu diberikan bagi perusahaan yang memenuhi kriteria di antaranya: Memiliki nilai investasi tinggi atau untuk ekspor, memiliki penyerapan tenaga kerja yang besar, dan memiliki kandungan lokal yang tinggi.

Dalam Pasal 3 Ayat 1 disebutkan: “Pengurangan penghasilan neto 30 persen dari jumlah nilai Penanaman Modal berupa aktiva tetap berwujud termasuk tanah, yang digunakan untuk Kegiatan Usaha Utama, dibebankan selama 6 tahun masing-masing 5 persen per tahun. ***

 

Check Also

Sejumlah Pengusaha Muda Masuk Daftar Orang Terkaya Indonesia Versi Forbes
Pemilik Grup Djarum, Hartono bersaudara kembali tercatat sebagai orang terkaya Indonesia (pada 2019) versi majalah Forbes, untuk ke-11 kalinya

EmitenNews.com – Pemilik Grup Djarum, Hartono bersaudara kembali tercatat sebagai orang terkaya Indonesia (pada 2019) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: