#
Ilustrasi perokok. Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas meminta pemerintah segera menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan tentang cukai rokok. Kenaikan cukai rokok diharapkan menurunkan persentase perokok di Indonesia. (Dok.Suara Kutim).

Pemerintah dapat Dukungan Muhammadiyah agar Segera Naikkan Cukai Rokok
Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Anwar Abbas berkeyakinan hukum merokok itu haram. Sebab, merusak kesehatan perokok aktif maupun pasif

EmitenNews.com – Pemerintah dapat dukungan Muhammadiyah agar segera menaikkan tarif cukai rokok. Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Anwar Abbas meminta pemerintah segera menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan tentang cukai rokok. Kenaikan cukai rokok diharapkan menurunkan persentase perokok di Indonesia. Muhammadiyah berkeyakinan merokok itu haram.

Dalam sebuah acara di Hotel Sofyan, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (9/10/2019), Anwar Abbas menegaskan, Muhammadiyah berkeyakinan hukum merokok itu haram. Sebab, rokok bisa merusak kesehatan baik bagi perokok aktif maupun perokok pasif yang terdampak asap rokok.

“Kenapa hukumnya haram karena akan merusak yang bersangkutan dan juga merusak kepada yang lain. Dalam kandungan rokok itu ada zat-zat yang sangat membahayakan,” kata Anwar Abbas.

Meski begitu, Anwar menyadari tidak mudah bagi seorang perokok untuk tiba-tiba menghentikan kebiasaannya itu. Setidaknya dengan menaikkan cukai rokok dapat menurunkan kebiasaan merokok bagi perokok aktif. “Tentu tidak  ujug-ujug diberhentikan. Saya rasa secara bertahap. Tapi yang diinginkan Muhammadiyah itu bagaimana caranya masyarakat berhenti merokok. Strateginya di antaranya dengan menaikkan cukai rokok.”

Dengan naiknya cukai rokok, otomatis harga rokok pun menjadi lebih mahal. Dengan harga lebih mahal diharapkan para perokok mulai mengurangi konsumsi rokoknya. Kalau murah mereka dengan mudahnya membeli rokok. Tapi dengan mahalnya harga rokok kemungkinan akan mengurangi, sehingga diharapkan kebiasaan rokok itu akan hilang.

Pemerintah akan menaikkan cukai rokok pada 2020 sebesar 23 persen dan harga jual rokok eceran 35 persen. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, keputusan kenaikan cukai dan harga rokok eceran telah melalui berbagai pertimbangan dan atas dasar tiga aspek tujuan, yakni mengurangi konsumsi, mengatur industrinya, dan penerimaan negara.

Sri Mulyani menyebutkan, ada tren yang perlu menjadi perhatian kita. Pertama jumlah prevalensi mereka yang mengisap rokok, meningkat. Baik dari sisi perempuan terutama, dan anak-anak dan remaja naik dari 7 persen menjadi 9 persen. Perempuan naik dari hanya 2,5 persen menjadi 4,8 persen.

“Karena itu kita perlu perhatikan bagaimana menggunakan cukai ini dalam rangka mengurangi tren kenaikan perokok tersebut,” kata Sri Mulyani.

Dalam rapat yang dipimpin Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (13/9/2019), pemerintah memutuskan menaikkan tarif cukai rokok sebesar 23 persen mulai 1 Januari 2020. Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, ada tiga hal mengapa pemerintah akhirnya memutuskan menaikkan cukai rokok.

“Satu, tahun lalu tidak naik. Sehingga ya naiknya wajar kalau lebih banyak, lebih besar,” ujar Darmin Nasuiton di Jakarta Convention Center (JCC), Sabtu (14/9/2019).

Kedua, cukai itu alasan objektifnya ada beberapa. Satu, urusan menurunkan konsumsi, karena alasan kesehatan. Ketiga, karena urusan penerimaan negara. Pemerintah meyakini kenaikan cukai akan mendongkrak penerimaan negara. Hal ini dinilai penting karena pemerintah membutuhkan banyak dana untuk pembiayaan anggaran di APBN 2020.

“Setelah ditimbang-timbang, berapa naik cukainya. Berapa kenaikan harga jual eceran, itu dia angka yang sudah diceritakan Ibu Sri Mulyani,” kata Darmin Nasution. ***

 

Check Also

Masyarakat Kini Punya Kesempatan Sama Akses Teknologi Digital Konektivitas Sangat Cepat
Presiden resmikan pengoperasian Palapa Ring, Senin (14/10/2019). Tol langit ini menghubungkan seluruh ibu kota di 514 kabupaten dan kota di Indonesia

EmitenNews.com – Masyarakat kini memunyai kesempatan sama mengakses teknologi digital dengan konektivitas sangat cepat. Presiden …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *