#
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Dok. Independensi).

Pemerintah Percepat Penyaluran Anggaran Sosial APBN 2020 untuk Dorong Konsumsi
Pemerintah sudah menyalurkan anggaran bantuan sosial melalui Program Keluarga Harapan (PKH) Rp7 triliun per 31 Januari 2020, atau 29 persen dari pagu tahun ini, Rp29 triliun

EmitenNews.com – Pemerintah mempercepat penyaluran anggaran dalam pos APBN 2020. Presiden Joko Widodo mengharapkan seluruh dana itu bisa mendorong konsumsi masyarakat demi menjaga ekonomi domestik. Untuk itu Pemerintah sudah menyalurkan anggaran bantuan sosial (bansos) melalui Program Keluarga Harapan (PKH) Rp7 triliun per 31 Januari 2020. Itu setara 29 persen dari pagu yang disiapkan pemerintah tahun ini Rp29 triliun.

“Dalam situasi sekarang ini kecepatan belanja di setiap kementerian seawal mungkin akan jadi pengungkit bagi meredupnya ekonomi global,” kata Presiden Jokowi dalam keterangannya yang dikutip, Rabu (12/2/2020).

Sebelumnya, Jokowi memberikan arahan kepada seluruh menteri kabinet kerja untuk merealisasikan belanja sebesar-besarnya pada awal tahun, khususnya pada Januari dan Februari 2020 ini. Tujuannya, mendongkrak perekonomian dalam negeri di tengah ketidakpastian global karena berkembangnya wabah Virus Corona dari Wuhan, China.

Menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, anggaran untuk PKH salah satu yang digenjot penyalurannya oleh pemerintah awal tahun ini. Dalam APBN 2020 pemerintah mengalokasikan anggaran bantuan sosial untuk 96,8 juta jiwa penerima bantuan, 10 juta keluarga Program Keluarga Harapan (PKH), dan 15,6 juta keluarga Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Presiden Jokowi menyatakan 15,6 juta keluarga dalam program BPNT ini akan disalurkan lewat kartu sembako murah. Kita tahu program kartu sembako murah salah satu janji Jokowi saat kampaye Pilpres 2019.

Selain PKH, terdapat pos anggaran lainnya, yang dipercepat penyalurannya. Yaitu belanja kementerian/lembaga (K/L) sebesar Rp30,9 triliun. Untuk belanja barang Rp3,3 triliun, belanja modal Rp1,9 triliun, belanja pegawai Rp12,5 triliun.

“Ini semuanya adalah belanja yang dipercepat dalam rangka mendorong perekonomian domestik,” ungkap Sri Mulyani di Kompleks Istana Kepresidenan, Bogor, Selasa (11/2/2020). ***

 

Check Also

Kurva Pandemi Covid-19 di Indonesia Terus Meningkat, Jumat Ini Bertambah 678 jadi 25.216 Pasien
Achmad Yurianto: berdasarkan hasil pemeriksaan 10.639 spesimen menggunakan mesin PCR dan TCM, total yang sudah diperiksa hingga hari ini 300.545 spesimen

EmitenNews.com – Kurva epidemi kasus virus corona penyebab coronavirus disease 2019 (covid-19) di Indonesia terus …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: