#
Ilustrasi penerapan PSBB di Jabar. Informasi Satuan Tugas Penanganan Covid-19 melalui website www.covid19.go.id, Sabtu (1/8/2020), menunjukkan ada penambahan 1.560 kasus baru. Alhasil, sampai kini total penderita covid-19 di Indonesia mencapai 109.936 orang. (Dok. Merdeka).

Penambahan Kasus Baru Covid-19 Sabtu Ini Tersebar pada 26 Provinsi di Indonesia
Informasi Satuan Tugas Penanganan Covid-19 menunjukkan ada penambahan 1.560 kasus baru. Alhasil sampai kini total penderita infeksi virus corona mencapai 109.936 orang

EmitenNews.com – Penambahan baru kasus infeksi virus corona penyebab coronavirus disease 2019 atau covid-19, Sabtu (1/8/2020), tersebar pada 26 provinsi di Indonesia. Informasi Satuan Tugas Penanganan Covid-19 melalui website www.covid19.go.id, menunjukkan ada penambahan 1.560 kasus baru. Alhasil, sejak kasus pertama diumumkan Presiden Joko Widodo, Senin  (2/3/2020), sampai kini total penderita covid-19 mencapai 109.936 orang.

Data yang dikumpulkan dalam 24 jam terakhir dari seluruh Tanah Air, mulai Jumat (31/7/2020) hingga Sabtu siang pukul 12.00 WIB, menunjukkan Provinsi DKI Jakarta menjadi daerah dengan penambahan tertinggi. Wilayah Gubernur Anies Baswedan itu membukukan 368 kasus baru. Di bawahnya, Jawa Timur dengan 235 kasus, kemudian Jawa Tengah (143), Gorontalo (142) dan Sulawesi Selatan (130).

Berdasarkan data yang sama, terdapat penambahan 2.012 pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19. Mereka dipastikan tidak lagi terinfeksi virus yang dikabarkan berasal dari Wuhan, Hubei, China itu, setelah dua kali atau lebih pemeriksaan dengan metode polymerase chain reaction (PCR) memperlihatkan hasil negatif virus corona. Total pasien Covid-19 yang sembuh dan tidak lagi terinfeksi virus corona hingga saat ini 67.919 orang.

Kemudian, dalam periode 30-31 Juli 2020, diketahui ada penambahan 62 pasien Covid-19 yang tutup usia dalam sehari. Dengan demikian, total pasien meninggal akibat Covid-19 mencapai 5.193 orang.

Pemerintah juga mencatat ada 36.824 orang pasien Covid-19 dalam perawatan dan 57.816 orang suspek terkait Covid-19.

Berdasarkan pada Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/413/2020 tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), suspek merupakan istilah pengganti untuk pasien dalam pengawasan (PDP). Seseorang disebut suspek Covid-19 jika mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di negara/wilayah Indonesia yang melaporkan transmisi lokal.

Istilah suspek juga merujuk pada orang dengan salah satu gejala/tanda ISPA dan pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat kontak dengan kasus konfirmasi/probable Covid-19. Bisa juga, orang dengan ISPA berat/pneumonia berat yang membutuhkan perawatan di rumah sakit dan tidak ada penyebab lain berdasarkan gambaran klinis yang meyakinkan. ***

 

Check Also

Penambahan Kasus Covid-19 Lumayan Signifikan, Total Penderita Sampai Kamis Ini 118.753 Orang
Tambahan penderita baru itu, diperoleh dari hasil pemeriksaan 29.375 spesimen hari ini. Dengan begitu total spesimen yang sudah diperiksa hingga hari ini adalah 1.633.156

EmitenNews.com – Penambahan kasus infeksi virus corona penyebab coronavirus disease 2019 (covid-19), Kamis (6/8/2020), lumayan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: