#
Pendaftaran program Kartu Prakerja gelombang IV siap dilaksanakan pekan pertama Agustus 2020. Bagusnya lagi, Komite Cipta Kerja berjanji menambah kuota pendaftaran untuk gelombang ini dan seterusnya. (Dok. Republika).

Pendaftaran Program Kartu Prakerja Siap Dilaksanakan Pekan Depan, Dengan Kuota Lebih Besar
Setelah gagal terlaksana Juli 2020, para pelaksana diminta memperhatikan keluhan sebagian peserta yang menyatakan proses pendaftaran tidak mudah

EmitenNews.com – Calon peserta bersiaplah. Setelah tertunda lagi Juli 2020, pendaftaran program Kartu Prakerja gelombang IV siap dilaksanakan pekan pertama Agustus 2020. Bagusnya lagi, Komite Cipta Kerja berjanji menambah kuota pendaftaran untuk gelombang ini dan seterusnya.

Dalam keterangannya yang dikutip Minggu (2/8/2020), Ketua Tim Pelaksana Komite Cipta Kerja Rudy Salahuddin memastikan, pekan depan pihaknya segera membuka masa pendaftaran dengan kuota lebih besar. Jadi, para peserta bisa memanfaatkan peluang yang ada.

Direktur Komunikasi Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Panji Winanteya Ruky menyatakan, batas kuota pendaftaran pada gelombang selanjutnya bahkan akan jauh lebih banyak dari sebelumnya. “Kuota jumlah penerima Kartu Prakerja per gelombang akan jauh lebih besar daripada 3 gelombang sebelumnya.”

Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari memperkirakan, pihaknya akan menyediakan kuota pada pendaftaran Kartu Prakerja gelombang selanjutnya hingga 500 ribu orang. Jumlah tersebut untuk calon peserta yang belum mendapatkan program Kartu Prakerja di batch sebelumnya. Dia berharap, mereka bisa mendaftar kembali pada gelombang selanjutnya.

Yang bisa dipastikan, orang yang menunggu di gerbang batch 4 adalah yang sudah lolos verifikasi sampai NIK (Nomor Induk Kependudukan) ada 4,6 juta orang. Mereka diharapkan mendaftar untuk mengisi kuota 500 ribu orang di batch 4, yang segera dibuka itu.

Satu hal meski mayoritas responden menyatakan program tersebut positif, para pelaksana perlu mencermati hasil survei nasional Cyrus Network yang menunjukkan, sebanyak 51 persen responden menyatakan proses pendaftaran kartu Prakerja itu tidak mudah. Rinciannya 27,6 persen menyatakan tidak mudah dan 32,0 persen menyatakan sangat tidak mudah.

Survei ini dilakukan pada 16-20 Juli 2020 terhadap 1230 responden dari seluruh Indonesia. Survei memiliki margin of error kurang lebih 2,85 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Menurut Tim Peneliti Cyrus Network sekaligus Pengamat Kebijakan Publik, Riswanda, hasil survey ini dapat digunakan pemerintah untuk menyempurnakan pelaksanaan program Kartu Prakerja bagi masyarakat terdampak pandemi Covid-19. Khususnya dari sisi keterbukaan informasi dan kemudahan pendaftaran.

“Ke depan program ini harus segera diperbaiki. Terutama dari sisi kemudahan akses pendaftaran dan keterbukaan informasi soal siapa saja penerimanya,” katanya. ***

 

Check Also

Kritik Terhadap Kartu Prakerja Kali Ini Menyangkut Pelatihan Instal Windows 10
Wakil Ketua Umum BPP Hipmi Anggawira: pelatihan mahal dalam Kartu Prakerja sebenarnya bisa diakses secara gratis dan mudah di internet, baik Google maupun Youtube

EmitenNews.com – Kritik terhadap program Kartu Prakerja terus mengemuka. Kali ini di media sosial ramai …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: