#
Suasana terminal bandara di bawah pengelolaan AP II

Pengamanan Musim Mudik Jalur Udara Ditingkatkan

EmitenNews – PT Angkasa Pura (AP) II (Persero) mulai menjalankan program dalam rangka menyukseskan angkutan lebaran mulai Kamis (15/06). Digelar posko mudik di seluruh bandara di bawa pengelolaan perseroan.

Salah satu bentuk kesiapan adalah dioperasikannya Posko Layanan Mudik mulai kemarin atau tepat hari pertama periode angkutan lebaran yakni H-10, hingga H+15 di seluruh bandara AP II. Posko dengan personil berasal dari AP II dan stakeholder bandara lainnya seperti TNI & Polri, Kantor Kesehatan Pelabuhan, Otoritas Bandara, maskapai, dan sebagainya itu beroperasi selama 24 jam guna memastikan kelancaran operasional bandara.

Dengan adanya posko itu diyakini koordinasi di antara stakeholder dapat dilakukan lebih intens sehingga apabila ada permasalahan terkait operasional bandara atau penerbangan maka dapat diselesaikan secara cepat.

President Director AP II Muhammad Awaluddin menyebut pada periode angkutan lebaran ini pihaknya berkomitmen untuk menjaga agar standar pelayanan dapat tetap tinggi meskipun jumlah penumpang pesawat akan jauh lebih banyak dibandingkan hari biasa.

”Adanya posko ini merupakan satu upaya agar pemudik dapat selalu merasa aman dan nyaman ketika mereka berada di bandara,” kata dia dalam keterangan resmi, hari ini (16/06).

Posko dioperasikan mulai 15 Juni 2017 sampai 11 Juli 2017. Tugas utamanya memang untuk memantau arus mudik dan arus balik. Selain posko, di setiap terminal juga tersedia customer service maskapai maupun AP II yang siap membantu dan memberikan asistensi langsung kepada pemudik.

”Kami juga berterima kasih kepada Kementerian Perhubungan, Otoritas Bandara, Airnav Indonesia, dan seluruh maskapai yang siap mendukung kesuksesan penyelenggaraan angkutan lebaran di seluruh bandara AP II,” ucap Awaluddin.

Pada periode angkutan lebaran, AP II juga melakukan penambahan personil keamanan, petugas maintenance fasilitas, serta petugas layanan pendukung di terminal seperti customer service mobile, airport helper, dan lainnya.

Khusus jumlah personil keamanan di selama periode angkutan lebaran ini mencapai 4.974 personil terdiri dari unsur TNI & Polri, aviation security, dan keamanan di area publik. Jumlah ini meningkat dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebanyak 4.490 personil.

Sementara itu, jumlah CCTV guna memantau setiap bagian bandara juga ditingkatkan 2.487 unit dari sebelumnya 1.954 unit. ”Di Bandara Internasional Soekarno-Hatta para petugas operasional juga dilengkapi karyawan dengan aplikasi iPerform sehingga mempermudah pengoperasian bandara secara digital untuk memastikan pelayanan prima,” tuturnya.

Pada periode angkutan lebaran tahun ini diperkirakan jumlah penumpang di 13 bandara yang dikelola AP II mencapai 8,65 juta penumpang atau naik sekitar 4,7 persen dibandingkan dengan periode sama tahun lalu.

Pihaknya optimistis penyelenggaraan angkutan lebaran pada tahun ini akan lebih baik dibandingkan sebelumnya.

Di Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang merupakan bandara tersibuk di Indonesia, Terminal 3 telah dioperasikan yang berarti adanya penambahan kapasitas dan fasilitas yang lebih baik. Sementara itu Bandara Internasional Kualanamu di Deli Serdang, Sumatra Utara, merupakan bandara di bawah AP II yang tersibuk kedua selama masa angkutan lebaran di mana bandara ini siap menyambut pemudik dan melepas mereka saat arus balik nanti.

Sejumlah bandara AP II juga berada di kota atau daerah yang memiliki ciri khas khususnya terkait mudik seperti misalnya Bandara Internasional Minangkabau di Padang di mana masyarakatnya memiliki tradisi Pulang Basamo. Selain itu, Bandara Sultan Syarim Kasim II yang terletak di Pekanbaru, di mana masyarakatnya juga memiliki tradisi dalam menyambut lebaran.

Check Also

Masih ada Waktu bagi Pelaku UMKM Terdampak Covid-19 untuk Peroleh BLT Rp2,4 Juta
Bagi pelaku UMKM yang berminat, dipersilakan mendaftar melalui Dinas Koperasi dan UMKM daerah sesuai domisili. Di beberapa wilayah, ada juga yang membuka pendaftaran online

EmitenNews.com – Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bergembiralah. Pemerintah memperpanjang program Bantuan Langsung …

%d bloggers like this: