Pengusaha Pelayaran Keluhkan Tarif Progresif

Pengenaan Besaran Bergantung Kapasitas Angkut Kapal

andi baco

Ekonomi Update, Sektor Riil Friday, 12th October 2018 3:59:32 PM • 2 weeks ago


Emitennews –  Indonesia National Shipowners Association (INSA) menyayangkan adanya pengenaan tarif jasa barang dan tarif progresif di pelabuhan bagi para pelaku usaha pelayaran. Insa berpendapat pengenaan tarif tersebut merupakan tanggung jawab pemilik barang.

Asosiasi pemilik pelayaran nasional indonesia menyayangkan adanya pengenaan tarif baru di pelabuhan bagi para pelaku usaha pelayaran. Pasalnya tarif tersebut tidak sesuai dengan aturan dan praktik secara internasional, terlebih aturan tersebut tidak memiliki dasar kesepakatan antara pelayaran dan operator pelabuhan.

Wakil Ketua Umum III insa Darmansyah Tanamas mengatakan sebaiknya aturan pengenaan tarif jasa barang dan tarif progresif di pelabuhan ini tidak dikenakan kepada para pelaku usaha pelayaran, karena hal ini merupakan tanggung jawab perusahaan pemilik barang. Jikapengenaan tarif jasa barang dan tarif progresif ini bebankan ke perusahaan pelayaran, maka beban pelaku usaha pelayaran akan semakin bertambah.

“kalau memang biaya-biaya yang timbuk menjadi beban shipper, sebaiknya oleh pelabuhan ditagihkan langsung kepada shipper jadi kalau ada permasalahan antara pelabuhan dengan shipper jangan dikaitkan dengan shipping company atau pelatarannya.

Darmaningtyas menambahkan aturan pengenaan tarif jasa barang ini telah berlaku sejak awal mei 2018 dibeberapa pelabuhan yang kapasitas  kecil, seperti di Pelabuhan Bayuwangi dan di Pelabuhan Telukbayur.

Besaran tarif jasa barang dan tarif progresif yang dikenakan kepada pelaku usaha pelayaran beraneka ragam, sesuai besaran kapasitas barang yang diangkut kapal pelayaran.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *