Penyelesaian Bandara Buntu Kuni Diprioritaskan untuk Dongkrak Kunjungan Wisatawan ke Toraja

Kementerian Perhubungan membangun tiga bandara di Sulawesi Selatan; Pongtiku dan Buntu Kunyi di Tana Toraja, serta Bandara Bua di Palopo

M Nasir

Ekonomi Update, Makro & Moneter Thursday, 13th September 2018 11:10:53 PM • 2 weeks ago


EmitenNews – Pembangunan Bandara Buntu Kuni lebih diprioritaskan ketimbang Bandara Pongtiku, yang juga berada di Kabupaten Tana Toraja, dan Bandara Bua, di Palopo. Ketiganya masuk wilayah Provinsi Sulawesi Selatan. Kementerian Perhubungan menilai Buntu Kuni lebih ekonomis, dan potensial segera mendongkrak kunjungan wisatawan ke destinasi Toraja.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan rombongan mengunjungi tiga bandara yang tengah dibangun di Sulawesi Selatan itu, di sela kunjungan kerjanya meninjau Makassar New Port, Rabu (12/9/2018).

Analisis Kementerian Perhubungan menyimpulkan kalau memanjangkan landasan pacu Bandara Pongtiku dari 1.200 meter menjadi 1.600 meter, butuh dana kurang lebih Rp2,5 triliun. Pasalnya, untuk tambahan 400 meter itu harus membuat jembatan setinggi 60 meter. Bandara Pongtiku terkendala masalah geografis untuk pengembangannya.

Karena terlalu mahal akibat masalah geografis, jelas tidak feasible. Jadi, tidak memungkinkan mengembangkan Bandara Pongtiku. Sedangkan, pembangunan Bandara Buntu Kuni dana yang dibutuhkan sekitar Rp1 triliun. Karena itu, Menteri Budi Karya lebih setuju memprioritaskan penyelesaian bandara yang terletak di  Kecamatan Mengkendek, Tana Toraja, Sulsel itu.

“Yang menjadi underline di situ adalah Toraja. Kita semua kan tahu Toraja adalah salah satu tempat destinasi turis. Jadi, kita akan konsentrasikan di Buntu kunyi,” tegas Menteri Budi Karya.

Dengan berfungsinya Bandara Buntu Kuni, setelah pembangunannya dituntaskan akhir 2019, Bandara Pongtiku nantinya hanya untuk pesawat kecil.

Selain meninjau Bandara Pongtiku dan Bandara Buntu Kuni di Tana Toraja, Menhub Budi juga melihat perkembangan Bandara Bua, di Kecamatan Bua, Kabupaten Palopo, yang landasan pacunya sudah 1.400 meter. Ia menyebutkan, volume penerbangan bagus sekali di sana. “Tahun ini akan ditambah 1.600 meter dalam ultimate-nya akan dibangun sampai 2.300 meter.”  ***

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *