#
Direktur Utama PT Perusahaan Gas Negara (Persero), Gigih Prakoso. (Dok. Berlimanews.com).

Perintah Presiden Jokowi Sudah Turun Sejak 2016, Penurunan Harga Gas Belum juga Terealisir
Direktur Utama PGN Gigih Prakoso mengatakan harga gas industri USD6 MMBTU sesuai Peraturan Presiden Nomor 40 Tahun 2016 tentang Penetapan Harga Gas Bumi, bisa dijalankan

EmitenNews.com – Perintah Presiden Joko Widodo untuk penurunan harga gas sudah keluar sejak 2016, tetapi sampai empat tahun berlalu belum juga terealisir. Presiden Jokowi kembali memerintahkan Kementerian ESDM segera memberlakukan pelaksanaan harga gas USD6 MMBTU. Jokowi menekannya penurunan harga gas sudah diperintahkannya sejak beberapa tahun lalu.

“Sudah berkali-kali dirapatkan. Segera berlakukan,” kata Presiden Joko Widodo, di Jakarta, Rabu (12/2/2020).

Memang, perintah Presiden Jokowi soal penurunan harga gas industri itu, sudah keluar sejak 2016. Bahkan, agar bisa segera dijalankan, pemerintah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 40 Tahun 2016 tentang Penetapan Harga Gas Bumi. Perpres ini mengatur harga gas industri USD6 MMBTU. Tapi, itulah sampai Kabinet Kerja 2014-2019 berlalu, amanat Perpres tersebut belum dilaksanakan pemerintahan Presiden Joko Widodo-Wapres Jusuf Kalla.

Awal tahun 2020, di era pemerintah Presiden Joko Widodo-Wapres Ma’ruf Amin (2019-2024), Jokowi kembali mengeluarkan perintah yang sama; penurunan harga gas industri. Dalam Rapat Terbatas ‘Ketersediaan Gas untuk Industri’, di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (6/1/2020), Presiden memberikan tenggat waktu sampai Maret 2020 harga gas industry harus turun. Pemerintah mengkaji tiga opsi penurunan harga gas industri yang disampaikan Jokowi.

“Itu dikaji sampai bulan Maret. Sampai Maret diputuskan, sebetulnya Perpres sudah diputuskan,” kata Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto usai Rapat Terbatas itu.

Airlangga tak menyebutkan berapa kisaran harga gas industri nantinya. Ketua Umum Partai Golkar itu hanya bilang, sesuai Peraturan Presiden Nomor 40 Tahun 2016 tentang Penetapan Harga Gas Bumi.

Menteri ESDM Arifin Tasrif menyatakan, Jokowi memberikan batas waktu tiga bulan untuk menentukan opsi penurunan harga gas industri. Ia berjanji menyelesaikan masalah ini dalam kuartal pertama 2020.

Sekretaris Kabinet Pramono Anung menyatakan Jokowi meminta agar Perpres Nomor 40/2016 dijalankan. Jokowi memberikan waktu tiga bulan agar harga gas industri sekitar USD6 per MMBTU. Pramono mengatakan Jokowi sudah menyampaikan tiga opsi. Menurut politisi PDI Perjuangan itu, pemerintah akan fokus menurunkan harga gas menjadi USD6 per MMBTU.

Jajaran PT Perusahaan Gas Negara memastikan harga gas industri USD6 MMBTU bisa dijalankan. Direktur Utama PGN Gigih Prakoso mengatakan pihaknya melakukan pembahasan dan konsultasi intensif soal harga gas industri dengan Kementerian ESDM dan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas)‎.

“Sudah diputuskan target pelaksanaannya, 1 April 2020,” kata Gigih Prakoso, di Komisi VI DPR, Senin (3/2/2020). ***

 

Check Also

Pensiunan Jenderal Gantikan Jubir Presiden di Kursi Komut PT Adhi Karya Tbk (ADHI)
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Adhi Karya, Kamis (4/6/2020), juga menyetujui Entus Asnawi Mukhson sebagai direktur utama menggantikan Budi Harto

EmitenNews.com – Tidak ada lagi Fadjroel Rachman di kursi Komisaris Utama PT Adhi Karya (Persero) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: