PLN Terima Penghargaan - Menteri Keuangan, Sri Mulyani (kiri) menyerahkan penghargaan kepada Direktur Keuangan PLN, Sarwono Sudarto (kanan) sebagai Wajib Pajak Kanwil DJP Wajib Pajak Besar Tahun 2019 di Jakarta, Rabu (13/3). PLN mendapatkan apresiasi sebagai BUMN dengan kontribusi besar serta patuh terhadap peraturan perpajakan dari Direktorat Pajak Kementerian Keuangan. Tercatat kontribusi pajak PLN ke negara pada tahun 2018 tercatat sebesar Rp 27, 4 triliun.

PLN Raih Penghargaan Wajib Pajak Besar 2019
PLN Kontribusi Pajak Ke Negara Pada 2018 Sebesar Rp 27, 4 triliun

EmitenNews – Perusahaan Listrik Negara (PLN) memperoleh apresiasi dan penghargaan Wajib Pajak Kanwil DJP Wajib Pajak Besar 2019. PLN mendapatkan apresiasi sebagai BUMN dengan kontribusi besar serta patuh terhadap peraturan perpajakan dari Direktorat Pajak Kementerian Keuangan. Tercatat kontribusi pajak PLN ke negara pada 2018 sebesar Rp 27, 4 triliun.

Penghargaan ini  diserahkan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani kepada Direktur Keuangan PLN Sarwono Sudarto pada Rabu (13/3/2019) di Jakarta. Sebanyak 30 wajib pajak menerima penghargaan, terdiri dari 6 wajib pajak badan dari masing-masing Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Wajib Pajak Besar Satu, KPP Wajib Pajak Besar Dua, KPP Wajib Pajak Besar Tiga, dan KPP Wajib Pajak Besar Empat, serta 6 (enam) wajib pajak Orang Pribadi dari KPP Wajib Pajak Besar Empat.

“Penghargaan wajib pajak yang kita dapatkan ini merupakan hasil kerja keras seluruh insan PLN. Raihan ini mengambarkan bahwa kinerja PLN selama tahun 2018 itu baik, karena kalau kinerjanya baik otomatis kontribusi pajaknya akan baik juga.” ujar Sarwono.

Kedepan PLN akan meningkatkan kinerja keuangannya baik sisi operasional maupun investasi. Mengingat, hal tersebut menurut Sarwono akan mempengaruhi nilai kontribusi pajak PLN untuk Negara yang digunakan untuk pembangunan infrastruktur.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, uang pajak yang dikumpulkan digunakan untuk membangun perekonomian Indonesia menjadi lebih produktif.

“Hasil pajak anda digunakan untuk pembangunan Indonesia. Pertumbuhan tinggi meski situasi 2018 tidak mudah. Kita tumbuh 5,17 persen. Kita gunakan pajak untuk stimulasi ekonomi Indonesia,” ungkap Sri Mulyani.

Sri mulyani menambahkan, sejak 2015 hingga 2018 sudah banyak hasil yang dicapai pemerintah dari uang pajak.  Mulai dari pembangunan jalan tol hingga transportasi umum MRT.

Check Also

KPK Tetapkan Direktur Utama PLN Tersangka Kasus Suap Proyek PLTU Riau-1
Sofyan Basir beberapa kali membantah menerima janji fee dari proyek PLTU Riau-1, yang dikerjakan pengusaha Johanes Kotjo

EmitenNews.com – KPK menetapkan Direktur Utama PT PLN Sofyan Basir sebagai tersangka kasus suap Proyek …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login to chat with other users!
WhatsApp chat