#
Produk Usaha Kecil Menengah (UKM) yang difasilitasi Kementerian Koperasi (Kemenkop) dan UKM menembus pasar internasional. Lima UKM itu berhasil membukukan transaksi hingga Rp11,17 miliar dalam Biofach 2020 Nurnberg, Jerman, yang digelar pada 12-15 Februari 2020. (Dok. VQM Packaging B.V.).

Produk Lima UKM Tembus Pasar Internasional, Bukukan Transaksi Hingga Rp11,17 Miliar
Kelima UKM itu, Aliansi Organic Indonesia, PT Kampung Kearifan Indonesia, PT Sumatran Organic Soices, PT Profil Mitra Abadi, PT Alami Sejahtera Nusantara, produk gula lontar cair atau produk novelty

EmitenNews.com – Produk Usaha Kecil Menengah (UKM) yang difasilitasi Kementerian Koperasi (Kemenkop) dan UKM menembus pasar internasional. Lima UKM itu berhasil membukukan transaksi hingga Rp11,17 miliar dalam Biofach 2020 Nurnberg, Jerman, yang digelar pada 12-15 Februari 2020. Mereka difasilitasi setelah melalui proses kurasi dalam ajang Biofach, jaringan trade show dunia untuk produk organik.

Dalam rilis yang dikutip Jumat (21/2/2020), Asisten Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM Destry Annasari mengatakan, seluruh peserta merupakan produsen produk organik berbagai jenis.

Kelima UKM itu, Aliansi organic Indonesia dengan produk beras, sayur, kopi dan jamur. PT Kampung Kearifan Indonesia produsen minyak kelapa dan gula aren. PT Sumatran Organic Soices, produk rempah, jahe dan kunyit. PT Profil Mitra Abadi dengan produk kripik pisang, salak, nangka, serta nanas. Terakhir, PT Alami Sejahtera Nusantara, produk gula lontar cair atau produk novelty.

“Dalam ajang internasional tersebut, koperasi berhasil menjaring 137 kontak dan 99 buyer dari 33 negara. Transaksinya, USD828.050 setara Rp11,17 miliar,” ujar Destry Annasari.

Ke depan perlu ada langkah komprehensif dalam mengelola pertanian. Dengan begitu dapat meningkatkan nilai tambah petani dan memposisikan Indonesia sebagai negara penyuplai produk organik dunia.

Destry menekankan pentingnya keikutsertaan UKM dalam ajang Biofach. Acara itu menghubungkan marketplace material mentah dengan kebutuhan internasional di 7 wilayah ekonomi dan sekaligus mempromosikan perkembangan pasar regional. Selain Biofach Nurnberg adalah Biofach America, China, Japan, America Latina, India, dan Asia Tenggara.

Biofach 2019 Nuremberg-Jerman dilaksanakan pada 13-16 Februari 2019 (bersama VIVANESS), pasar organik terbesar kedua di dunia. Pada 2017 omsetnya senilai 10 miliar Euro. Dengan jumlah peserta mencapai 3.273 dari 98 negara dan jumlah pengunjung 51.500 dari 143 negara.

Ini sekaligus bukti produk UKM kita layak memasuki pasar internasional. Yang penting ada pembinaan serius dari pemerintah, dan kalangan pelaku UKM mau berusaha keras untuk terus maju, dan berkembang. ***

 

Check Also

Karena Pandemi Covid-19, Pemerintah Putuskan Tidak ada Pemberangkatan Jemaah Haji 2020
Bagi calon Jemaah haji yang telah melunasi ongkos perjalanannya, akan diberangkatkan pada 2021. Jika ada yang membutuhkan Bipih yang sudah disetor, silakan diambil

EmitenNews.com – Tidak ada pemberangkatan Jemaah Haji 2020. Pemerintah memutuskan tidak memberangkatkan calon jemaah haji …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: