#
Presiden Direktur PT Provident Agro Tbk (PALM) Tri Boewono (tengah) berbincang bersama Presiden Komisaris PALM, Maruli Goeltom (kedua kiri) didampingi oleh Komisaris Independen PALM Johnson Chan (kiri), Direktur PALM Budianto Purwahjo (kedua kanan), dan Komisaris Independen PALM Teuku Djohan Basyar (kanan) seusai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta, Jumat (6/10).

Provident Agro Bagi Dividen Tunai Rp25 Per Saham

Emitennews.com – Rapat Umum Luar Biasa Pemegang Saham (RULB) PT Provident Agro Tbk (PALM), hari ini menyetujui untuk membagikan dividen tunai sebesar Rp. 25,- per saham dengan nilai total Rp 177,99 miliar. Dividen tunai ini berasal dari saldo laba Perseroan pada tahun 2016.

Presiden Direktur PALM, Tri Boewono mengatakan, pembagian dividen tunai kali ini merupakan komitmen Perseroan dalam rangka meningkatkan nilai kepada para pemegang saham, sejalan dengan performa kinerja keuangan yang dimiliki Perseroan saat ini.

“Kami berharap pembagian dividen tunai ini dapat memberikan manfaat yang optimal kepada para pemegang saham kita. Kedepan, kami akan terus menjaga kinerja positif perusahaan melalui strategi bisnis yang tepat dan terukur,” kata Tri usai RUPSLB PALM, di Jakarta, Jumat (6/10).

Selama tahun 2016, Provident Agro membukuka n laba bersih tahun 2016 sebesar Rp 219,10 miliar dan Perusahaan memiliki Saldo Laba positif per 31 Desember 2016 sebesar Rp 371,76 miliar.

Hingga Semester I 2017, Provident Agro memperoleh laba bersih Rp 51,26 miliar.

“Perseroan ingin memberikan nilai lebih kepada para pemegang saham di tengah kondisi perusahaan yang solid saat ini,” tutur Devin Antonio Ridwan, Sekretaris Perusahaan PALM.

Aksi Korporasi

Untuk mendukung rencana bisnis jangka panjang perseroan, Provident Agro dan PT Sarana Investasi Nusantara (SIN), entitas anak, telah melepas kepemilikan saham dalam PT Agrisentra Lestari (ASL) yang berlokasi di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, kepada PT Muko Muko Indah Lestari (MMIL) dan Kiki Indriyanto pada 11 September 2017. Transaksi penjualan saham ASL tersebut sebesar Rp 62,42 miliar.

“Dana hasil penjualan saham ASL akan digunakan untuk memperkuat arus kas dan mendukung rencana bisnis Provident kedepannya,” jelas Devin.

Devin menambahkan, “Perseroan akan menjaga kinerja bisnis yang sehat melalui strategi yang terukur, yakni dengan tetap fokus untuk meningkatkan produktivitas dan profitabilitas kebun yang sudah ada. Kami yakin bisnis PALM akan terus bertumbuh secara optimal dan berkelanjutan dalam jangka panjang.”ujarnya.

Check Also

Rugi Tujuh Tahun Beruntun Bentoel (RMBA) Diduga Terkait Upaya BAT Kemplang Pajak

EmitenNews– Merugi tujuh tahun beruntun diderita PT Bentoel Internasional Investama Tbk (RMBA) merembet ke perkara …

Login to chat with other users!