#
Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin (tengah), bersama Direktur Teknik dan Operasi Djoko Murjatmodjo (dari kiri) ,dan Direktur SDM, Umum & IT Tina T Kemala Intan, mendengarkan pembicaraan Direktur Keuangan Andra Y. Agussalam, disaksikan Direktur Komersial Daan Achmad , selepas penawaran obligasi perseroan, di Jakarta, Rabu (7/11). Pengelolaan jasa bandra udara Itu mengumumkan rencana menerbitkan oblgasi melalui penawaran umum obligasi berkelanjutan tahap I 2018 sebesar Rp750 miliar.

PT Angkasa Pura II Tawarankan Obligasi Berkelanjutan Rp3 Triliun, Bunga 8,5 – 9,25 Persen. Ini Jadwalnya

EmitenNews – PT Angkasa Pura II (Persero) menawarkan obligasi berkelanjutan senilai Rp 3 triliun dengan tingkat suku bunga berkisar 8,5-9,25 persen per tahun. Untuk tahap pertama bertajuk Obligasi BerkeIanjutan I Angkasa Pura II Tahun 2018 akan diterbitkan sebanyak-banyaknya sebesar Rp 750 miliar.

Obligasi untuk seri A berjangka waktu 3 tahun sebesar dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,5%-9% per tahun. Sementara untuk seri B berjangka waktu 5 tahun tingkat bunga tetap sebesar 8,75%-9,25% per tahun. Bunga Obligasi dibayarkan setiap 3 (bulan sesuai dengan tanggal pembayaran masing-masing bunga obligasi.

“Kami optimistis Penawaran Umum ini akan sukses, obligasi ini berperingkat idAAA (Triple A) dari Peringkat Efek Indonesia (PEFINDO)” kata Direktur Keuangan Angkasa Pura II, Andra Y Agussalam di Hotel Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Rabu (7/11/2018).

Dana hasil Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan I Angkasa Pura II Tahap I Tahun 2018, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, seluruhnya akan dipergunakan untuk pengembangan dan peremajaan sisi udara. Di antaranya pembangunan dan pengembangan runway, taxiway, apron, dan fasilitas penunjang lainnya.

Di sisi darat perusahaan akan melakukan pembangunan dan pengembangan gedung terminal, gedung parkir, aksesibilitas, dan fasilitas pendukung lainnya dari bandara-bandara yang dikelola Perseroan.

Jadwal penerbitan obligasi: pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tanggal 30 November 2018, dan melakukan penawaran umum pada tanggal 3 dan 4 Desember 2018.

Sedangkan untuk tanggal penjatahan diperkirakan tanggal 5 Desember 2018 dan ditutup dengan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 Desember 2018.

Check Also

PT Intiland Development (DILD) Bagi Dividen Rp20,7 Miliar Setara Rp2 per Saham

EmitenNews.com – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Intiland Development Tbk (DILD) menyetujui pembagian …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Login to chat with other users!