PT Bukit Asam (PTBA) Bangun Pabrik Hilirisasi Batubara di Riau

K.Muchtar

Berita Emiten, Emiten Update Thursday, 7th February 2019 3:10:13 PM • 2 weeks ago


EmitenNews – PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Pertamina (Persero) dan Air Product lakukan pencanangan pembangunan pabrik hilirisasi batu bara menjadi Dimethyl Ether (DME) di tambang Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau.

Pencanangan ditandai dengan ditekannya tombol oleh Direktur Utama PT Bukit Asam (BA) Arviyan Arifin, Direktur Perencanaan Investasi dan Manajemen Risiko Pertamina (Persero) Heru Setiawan, Direktur Utama PT Air Products Indonesia Triwidio Pramono, Direktur Utama PT Indonesia Asahan Alumunium (Persero) Budi Gunadi Sadikin, Sekretaris Daerah Provinsi Riau Ahmad Hijazi, dan Wakil Bupati Indragiri Hulu Khairizal.

“Keberadaan pabrik hilirisasi batu bara jadi DME ini sangat penting dan strategis untuk mewujudkan ketahanan energi nasional dan mengurangi impor elpiji,” kata Dirut PT Bukit Asam, Arviyan Arifin dalam siaran pers nya, Kamis (7/2).

Arviyan mengatakan pencanangan yang dilakukan ini merupakan kelanjutan dari MoU kerjasama dan Joint Venture Agreement terkait hilirisasi batubara antara PTBA, Pertamina dan Air Products, dimana Penandatangan MoU kerjasama dilakukan sebelumnya pada 7 November 2018 di Allentown, Amerika Serikat.

Melalui penandatanganan ini, ketiga belah pihak sepakat untuk bekerjasama dalam gasifikasi batubara untuk mengubah batubara berkalori rendah menjadi produk akhir yang memiliki nilai tambah.

Pada pertengahan Januari 2019 , ketiga perusahaan juga telah bersepakat untuk mendirikan perusahaan patungan yang bergerak di bidang bisnis pengolahan batubara dan produk turunannya.

Kesepakatan dituangkan dalam Pokok-Pokok Perjanjian Pembentukan Perusahaan Patungan Hilirisasi Mulut Tambang Batubara PTBA Peranap, Riau.

Melalui teknologi gasifikasi, katanya, batubara akan diubah menjadi syngas yang akan akan diproses menjadi produk akhir.

“Nantinya Bukit Asam akan menyuplai batubara dari area tambang Peranap ke perusahaan patungan untuk diolah menjadi produk akhir oleh Pertamina. Sementara itu, optimasi desain teknologi akan dilakukan Air Products and Chemicals Inc,” katanya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *