#
PT Mitra Energi Persada Tbk tahun ini mengalokasikan capex USD 13 juta untuk pembangunan stasiun pengisian Compressed Natural Gas (CNG) di Sumatera Selatan.

PT Mitra Energi Persada Tbk Siapkan Capex USD 13 Juta Bangun CNG di Sumsel

PT Mitra Energi Persada Tbk tahun ini mengalokasikan dana investasi sebesar USD 13 juta untuk pembangunan stasiun pengisian Compressed Natural Gas (CNG) di Sumatera Selatan. Adapun sumber pendanaan berasal dari capex tahun ini.

PT Mitra Energi Persada Tbk tahun ini mulai menjalankan proyek pembangunan stasiun pengisian compressed natural gas (CNG) guna mengakomodasi penambahan kuota gas industri sebanyak 30% di Sumatera Selatan.

Presiden Direktur PT Mitra Energi Persada Tbk Ivo Wongkaren menjelaskan, selain wilayah Sumatera Selatan, wilayah indonesia timur telah diincar oleh management dengan kode emiten KOPI ini.

“sumber pendanaannya dari perusahaan menggunakan capex tahun ini. Awalnya untuk pembangunan CNG di Sumsel. namun setelah tandantangan kerjasama dengan shizokagas Jepang, kami mengincar wilayah Indonesia Timur,”tutur Ivo Wongkaren.

PT Mitra Energi Persada Tbk menandatangani kerja sama dengan salah satu perusahaan energi dari Jepang, yakni ShizuokaGas Company Ltd, Japan (Shizgas). Kini, Shizgas telah menjadi pemegang 7,5% saham perseroan.

Melalui kerjasama strategis ini, perseroan berharap dapat meningkatkan kemampuan dibidang keuangan maupun teknologi, hal ini sejalan dengan upaya perseroan mengembangkan infratruktur energi.

Selain itu KOPI juga mendapatkan tambahan alokasi dan pemanfaatan gas yang semula 3,7 MMSCFD menjadi 5 MMSCFD dari anak usaha MEDC, PT Medco E&P Indonesia. Pipa distribusi gas perseroan memiliki kapasitas 10 MMSCFD, sehingga masih ada kapasitas belum terpakai 5 MMSCFD.

Selain itu, kedua pihak juga menambah jangka waktu perjanjian jual beli gas (PJBG) yang semula 5 tahun menjadi 10 tahun

 

 

Check Also

Catatan Komnas HAM, Makin Sempit Saja Ruang untuk Menyampaikan Pendapat dan Berekspresi
Wakil Ketua Eksternal Komnas HAM Amiruddin Al Rahab mendasarkan pendapatnya itu dari banyaknya aduan ke Komnas HAM, baik dari jurnalis maupun kalangan masyarakat

EmitenNews.com – Semakin menyempit saja ruang untuk menyampaikan pendapat dan berekspresi. Itulah yang dicatat Komisi …

%d bloggers like this: