Puradelta Lestari Optimis Raih Marketing Sales 2018 Rp1,25 Triliun

emiten

Berita Emiten, Emiten Update, IHSG, Makro & Moneter, Regulator Update Wednesday, 14th February 2018 3:13:41 PM • 6 months ago


EmitenNews – PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) mematok marketing sales sepanjang tahun 2018 senilai Rp1,25 triliun. Nilai ini turun dibandingkan dengan marketing sales perusahaan tahun 2017 yang mencapai Rp1,4 triliun. Target tidak jauh berbeda dibandingkan dengan raihan marketing sales pada 2017 di luar penjualan lahan ke proyek JV (joint venture).

Perseroan dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (14/2/2018) menyebutkan, target marketing sales tersebut diperkirakan penjualan lahan industri masih akan mendominasi raihan marketing sales di tahun 2018 ini.

Penjualan lahan kawasan industri mencapai Rp1,02 triliun, komersial sebesar Rp160 miliar, penjualan residensial sebesar Rp16 miliar, sedangkan penjualan lahan ke proyek JV  ke PT Panahome Deltamas Indonesia senilai Rp213 miliar.

Perseroan berhasil menjual lahan industri sebesar 59,1 hektare, sesuai dengan target yang ditetapkan perseroan untuk penjualan pada 2017. Perseroan juga telah  membentuk perusahaan patungan (joint venture) dengan PT Panahome Gobel Indonesia, perusahaan properti perumahan di bawah Grup Panasonic. Perusahaan patungan yang bernama PT Panahome Deltamas Indonesia tersebut akan mengembangkan sebuah kawasan hunian berkonsep smart-town residential estate di dalam kawasan Kota Deltamas.

Di tahun 2018, pengembangan dan penjualan lahan industri masih menjadi fokus Perseroan dalam membangun Kota Deltamas sebagai kawasan kota terpadu berbasis industri. Namun demikian, pembangunan kawasan hunian dan komersial juga akan dilakukan secara sinergis seiring dengan meningkatnya populasi di wilayah Kota Deltamas.

Di tengah situasi yang cukup menantang, DMAS meyakini bahwa target marketing sales pada 2018 tersebut dapat dicapai karena banyaknya permintaan yang masuk hingga lebih dari 100 hektare, kendati beberapa inquiries masih merupakan tahap negosiasi awal.

Perseroan juga memiliki lahan yang masih sangat luas. Per 30 September 2017, luas gross cadangan lahan Perseroan mencapai sekitar 1.600 hektare, termasuk salah satu yang terluas di antara para pelaku industri lain.