#
Jajaran Direksi BUrsa Efek Indonesia Merayakan HUT ke-25 BUrsa Efek Indonesia

Saling Puji di Ultah ke-25 Bursa Efek Indonesia

EmitenNews – Perayaan Hari Ulang Tahun ke-25 Bursa Efek Indonesia  di Main Hall Trading Floor Bursa Efek Indonesia berlangsung penuh keakraban. Saling puji antar mantan direktur Bursa Efek Indonesia dan direksi BEI saat ini terlontar dalam acara yang berlangsung penuh keakraban. Saling puji ini terkait keberhasilan BEI membesarkan pasar modal indonesia.

Perayaan HUT kali ini digabungkan dengan momentum hal bi halal, dihadiri mantan komisasris dan komisaris Bursa Efek Indonesia, Direktur Bursa Efek Indonesia periode 1999-2002 Mas Achmad Daniri, Direktur Bursa Efek Indonesia periode (2002-2005, 2005-2007 dan 2007-2009) Erry Firmansyah dan Direktur Bursa Efek Indonesia periode (2009-20012, 2012-2015) Ito Warsito dan Direktur Bursa Efek Indonesia Tito Sulistio.

Tepat pukul 09:00 acara perayaan HUT Bursa Efek Indonesia ke-25 dimulai, ditandai dengan pemutaran video berdurasi kurang lebih sekitar 10 menit. Video tersebut menggambarkan perjalanan 25 tahun Bursa Efek Indonesia.

Gelak tawa dan canda pecah ketika menyaksikan foto-foto jadul mengenai kondisi bursa efek Indonesia yang menampilkan suasana trading floor tahun 1992

“wah jadul banget fotonya,”Celoteh salah satu mantan direksi bursa efek Indonesia.

Sesekali terlihat tamu menatap layar dengan serius  menatap gambar basement bursa efek Indonesia yang terkena serangan teroris pada 14 September 2000 sehari sebelum pembukaan Olimpiade Musim Panas 2000. 

Suasana kembali cair setelah tamu menyaksikan foto session menampilkan jajaran direksi bursa Efek dibawah kepemimpinan Ito Warsito dan Jajaran direksi dibawah kepemimpinan Tito Sulistio.

Mas Achad Daniri yang didapuk memberikan pesan dan kesan selama memimpin Bursa Efek Indonesia memflash back kembali kondisi trading floor yang berubah drastis setelah era online trading.

Hal senada juga disampaikan Erry Firmansyah dan Ito Warsito yang menegaskan apa yang telah dilakukan direksi saat ini harus ditingkatkan lagi, terutama untuk meningkat jumlah investor yang ada saat ini.

“Harapan kami adalah bagaimana direksi saat ini bekerja untuk meningkatkan jumlah investor. Kalau dulu untuk mencapai satu juta investor sangat sulit, semoga investor bisa tembus 1 juta orang di era pak Tito,” ucap Erry Firmansyah.

Sejurus kemudian Tito Sulistio naik kepanggung dan memanggil Komisaris Bursa Efek Indonesia Robin Simbolon untuk memotong tumpeng. Potongan pertama ini diserahkan kepada Tito Sulistio.

Usai menerima potongan tumpeng, Tito Sulisto kemudian bergeser kekanan dan memanggil jajaran direksinya untuk meniup lilin ulang tahun.

Lagi-lagi, potongan kue pertama ini diserahkan kepada wartawan yang meliput, hal ini pernah dilakukan Tito pada saat pemotongan kue ulang tahunnya beberapa waktu lalu.

IHSG Menguat

Tren penguatan di pasar saham Indonesia masih terjadi di hari ulang tahun ke-25 Bursa Efek Indonesia (BEI). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pun dibuka naik 21 poin atau 0,38% ke 5.840.

IHSG dibuka dengan 93 saham menguat, 27 saham melemah dan 72 saham stagnan. Mengawali perdagangan, telah terjadi transaksi sebesar Rp121,42 Indeks LQ45 naik 5,2 poin atau 0,54% ke 981, Jakarta Islamic Index (JII) naik 4,2 poin atau 0,56% ke 751, indeks IDX30 naik 2,8 poin atau 0,54% ke 537, dan indeks MNC36 naik 1,6 poin atau 0,49% ke 339.

Semua sektor kompak menguat, dengan sektor infrastruktur dan keuangan naik paling tinggi sebesar 0,5%. Sementara sektor tambang tercatat tidak bergerak.

Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Kimia Farma Tbk (KAEF) naik Rp40 atau 1,33% ke Rp3.040, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik Rp150 atau 0,84% ke Rp18.075, dan saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO) naik Rp40 atau 2,56% ke Rp1.605.

Sedangkan saham-saham yang berada di deretan top losers, antara lain saham PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) turun Rp10 atau 0,49% ke Rp2.040, saham PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) turun Rp100 atau 0,55% ke Rp18.150, dan saham PT Medco Energy Internasional Tbk (INTP) turun Rp50 atau 1,98% ke Rp2.470. miliar dari 142,61 juta lembar saham diperdagangkan

 

 

Check Also

Jelang Resesi Ekonomi, Pemerintah Siapkan Sejumlah Strategi Pemulihan
Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara akan melaksanakan fungsi countercyclical yang efektif pada kuartal ketiga tahun 2020 untuk menjaga stabilitas sistem keuangan

EmitenNews.com – Jelang resesi ekonomi, pemerintah menyiapkan sejumlah strategi. Kementerian Keuangan mempersiapkan pemulihan ekonomi Indonesia …

%d bloggers like this: