#
Ketua Satgas Waspada Investasi, Tongam L. Tobing. (Dok. Pasardana/Ist).

Satgas Waspada Investasi Bongkar 50 Aplikasi Berkedok Koperasi Simpan Pinjam
Sejak 2018 sudah dihentikan 2.536 pinjaman online ilegal. Jika ada tawaran pinjaman online mencurigakan laporkan ke OJK 157, email konsumen@ojk.go.id atau waspadainvestasi@ojk.go.id.

EmitenNews.com – Tipu-tipu pinjaman online dibongkar. Satgas Waspada Investasi menemukan sedikitnya 50 aplikasi Koperasi Simpan Pinjam (KSP) yang melakukan penawaran pinjaman online illegal, tidak sesuai asas dan prinsip perkoperasian. Penggunaan aplikasi KSP ilegal itu bertujuan mengelabui masyarakat seakan-akan penawaran pinjaman online abal-abal itu memiliki legalitas dari Kementerian Koperasi dan UKM.

“Kami telah berkoordinasi dengan Kementerian Koperasi dan UKM. Disepakati KSP tidak boleh melakukan usaha dengan aplikasi pinjol karena bisa diakses masyarakat umum yang bukan anggota atau calon anggota KSP. Itu melanggar ketentuan perundang-undangan Koperasi,” kata Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L. Tobing, Sabtu (23/5/2020).

Data yang ada menunjukkan, sejak 2018 Satgas Waspada Investasi telah menghentikan kegiatan 2.536 pinjaman online ilegal. Jika menemukan tawaran pinjaman online yang mencurigakan, masyarakat dapat mengkonsultasikan atau melaporkan kepada Layanan Konsumen OJK 157, email konsumen@ojk.go.id atau waspadainvestasi@ojk.go.id.

Untuk memberi pelajaran, Satgas Waspada Investasi bersama Kementerian Koperasi dan UKM bersepakat menindaklanjuti temuan ini. Mereka meminta Kementerian Komunikasi dan Informasi menutup 50 aplikasi pinjol KSP itu. Tindakan tegas sangat diperlukan mengingat masih banyak pinjaman online ilegal beroperasi di tengah-tengah masyarakat yang saat ini sedang menurun pendapatannya akibat pandemi COVID-19.

Tongam mengatakan, kegiatan pinjaman online ilegal sangat merugikan masyarakat. Pasalnya, pinjol itu mengenakan bunga dan fee sangat tinggi, jangka waktu pinjaman singkat. Pinjol ini juga diduga melakukan penyebaran data pribadi serta intimidasi saat peminjam tidak dapat mengembalikan pinjaman tepat waktu.

Untuk memberi pemahaman kepada masyarakat, Satgas Waspada Investasi secara berlanjut terus melakukan edukasi kepada warga agar tidak dirugikan oleh pinjaman ilegal.

Jika terpaksa meminjam dana secara online sejumlah hal perlu diperhatikan: Pinjamlah hanya pada perusahaan pinjaman online yang terdaftar atau berizin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Jumlahnya saat ini mencapai 161 perusahaan. Untuk lebih jelas silakan melihat daftarnya pada ojk.go.id

Pinjamlah uang sesuai kebutuhan dan kemampuan bayar. Jangan meminjam dengan cara gali lobang tutup lobang, karena akan menambah beban pembayaran utang. Sedapat mungkin pinjaman digunakan untuk kebutuhan produktif, sehingga memberikan nilai tambah bagi perekonomian keluarga.

Sebelum meminjam, pahami risiko dan kewajibannya. Jangan menyesal setelah meminjam dan bayarlah sesuai waktu perjanjiannya. ***

 

Check Also

Kurva Pandemi Covid-19 di Indonesia Terus Meningkat, Jumat Ini Bertambah 678 jadi 25.216 Pasien
Achmad Yurianto: berdasarkan hasil pemeriksaan 10.639 spesimen menggunakan mesin PCR dan TCM, total yang sudah diperiksa hingga hari ini 300.545 spesimen

EmitenNews.com – Kurva epidemi kasus virus corona penyebab coronavirus disease 2019 (covid-19) di Indonesia terus …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: