#
Susanna Main Hall BEI, Jakarta. Foto : EN

Sebanyak 326 Emiten Raih Laba Pada Kuartal I, 74 Emiten Terancam Sanksi

Emitennews – Sebanyak 74 emiten menerima Surat Peringatan Pertama dari Bursa Efek Indonesia (BEI). Hingga saat ini mereka belum menyampaikan kinerja keuangan pada kuartal pertama 2017.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Samsul Hidayat, mengatakan dari sebanyak 74 emiten lambat itu, sebnayak 12 perusahaan tercatat (emiten) di antaranya mengaku berencana menyampaikan laporan keuangan kuartal pertama 2017 ditelaah secara terbatas.

Kemudian sebanyak 8 perusahaan lainnya berencana segera menyampaikan laporan keuangan triwulan pertama 2017 audit. Sisanya belum memberikan informasi.

”Dari data yang telah kami peroleh, khususnya perusahaan tercatat saham, berdasarkan rekapitulasi dari 415 perusahaan tercatat, dapat disimpulkan bahwa kinerja perusahaan tercatat triwulan pertama 2017 mengalami peningkatan,” ungkapnya di gedung BEI, hari ini (18/05).

Secara rinci, sebanyak 326 perusahaan tercatat berhasil membukukan laba bersih. Kemudian sebanyak 247 perusahaan tercatat tersebut mengalami peningkatan laba bersih, sebaliknya sebanyak 168 perusahaan tercatat mengalami penurunan laba bersih.

Selain itu terdapat sebanyak 89 emiten yang mengalami rugi bersih. Tercatat juga sebanyak 7 emiten membukukan ekuitas negatif.

Secara kumulatif, dari rekapitulasi atas 415 perusahaan tercatat, data-data perusahaan tercatat di triwulan pertama 2017 mengalami kenaikan total aset sebesar 11,4 persen menjadi Rp 8.850,45 triliun dibandingkan Rp 7.946,36 triliun pada triwulan pertama 2016.

Total ekuitas perusahaan tercatat meningkat 14,5 persen menjadi Rp 2.467,036 triliun dibandingkan Rp 2.154,67 triliun. Pendapatan perusahaan emiten juga naik 6,5 persen dari Rp 618,80 triliun pada triwulan pertama 2016 menjadi Rp 659,32 triliun pada triwulan pertama tahun ini.

Adapun laba bersih emiten yang sudah melaporkan kinerja di kuartal pertama tahun ini naik 14,7 persen menjadi Rp 79,77 triliun dibandingkan Rp 69,51 triliun pada triwulan pertama tahun lalu.

”Kami mencatat terdapat dua sektor yang mengalami peningkatan kinerja cukup tinggi pada kuartal pertama 2017 yaitu mining (pertambangan) dan agriculture (perkebunan),” terangnya.

Laba kumulatif emiten di sektor pertambangan mencapai kenaikan di atas 100 persen. Hal itu disebabkan melesatnya laba beberapa emiten di sektor ini. Contohnya PT Bayan Resources Tbk (BYAN) yang meraih laba sebesar USD 55,97 juta dibandingkan USD 1,3 juta pada periode sama tahun lalu.

Kenaikan kinerja perusahaan pertambangan terutama didorong peningkatan harga batu bara yang mengalami kenaikan mencapai 74 persen pada triwulan pertama tahun ini dibandingkan periode sama 2016.

Di sektor perkebunan, peningkatan laba kumulatif juga terjadi, bahkan dengan kenaikan lebih dari 100 persen. Contoh PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) yang meraih laba bersih Rp 469,7 miliar atau kali 10 lebih tinggi dibandingkan Rp 45 miliar pada triwulan pertama 2016.

Wajar saja, harga minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) juga naik signifikan sekitar 34 persen pada tiga bulan di awal tahun ini dibandingkan periode sama tahun lalu. ”Kinerja emiten bagus. Pada triwulan pertama ini 70 persen laporan keuangan kita emitennya mencatatkan laba. Jadi ini merupakan suatu indikasi baik karena harusnya di semester pertama biasanya merepresntasi semua data keuangan performa emiten (sepanjang) 2017,” ungkap Samsul.

Sedangkan untuk emiten nakal yang masih belum menyampaikan kinerjanya di triwulan pertama tahun ini, kata Samsul, akan terus dilakukan pemantauan. Setelah jatuh sanksi Surat Peringatan Pertama, akan berlanjut ke Surat Peringatan Kedua jika masih belum ada perkembangan pada bulan berikutnya.

Setelah masuk Surat Peringatan Ketiga akan ada tambahan denda dan suspend terhadap sahamnya.

 

Check Also

Masih ada Waktu bagi Pelaku UMKM Terdampak Covid-19 untuk Peroleh BLT Rp2,4 Juta
Bagi pelaku UMKM yang berminat, dipersilakan mendaftar melalui Dinas Koperasi dan UMKM daerah sesuai domisili. Di beberapa wilayah, ada juga yang membuka pendaftaran online

EmitenNews.com – Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bergembiralah. Pemerintah memperpanjang program Bantuan Langsung …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: