#
PT. Asuransi Jiwasraya (Persero). Menurut data Jiwasraya, jumlah pemegang polis Jiwasraya mencapai 2,63 juta orang per 31 Agustus 2020. Lebih dari 90 persen nasabah adalah pemegang polis program pensiunan dan masyarakat kelas menengah ke bawah. (Dok. Medcom).

Selamat Tinggal PT Asuransi Jiwasraya, Pemerintah Siapkan Pengganti Bernama Indonesia Finansial Group (IFG) Life
"Diharapkan Desember sudah dapat izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kami sudah buatkan tim khusus untuk pendirian itu," kata Dirut PT BPUI Robertus Bilitea, di Jakarta, Minggu (4/10/2020)

EmitenNews.com – Selamat tinggal PT Asuransi Jiwasraya. Pemerintah tengah menyiapkan Indonesia Finansial Group (IFG) Life sebagai pengganti Asuransi Jiwasraya, akhir tahun 2020. Tim khusus Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bersama manajemen PT Asuransi Jiwasraya (Persero) tengah menyiapkan skema restrukturisasi perusahaan untuk nasabah polis tradisional dan JS Saving Plan itu.

“Perusahaan ini diharapkan Desember sudah dapat izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kami sudah buatkan tim khusus untuk pendirian itu,” kata Direktur Utama PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero), Robertus Bilitea dalam video conference di Jakarta, Minggu (4/10/2020).

Lewat asuransi baru tersebut nantinya BPUI akan mengalihkan seluruh kasus gagal bayar polis Jiwasraya kepada IFG Life. Dalam program penyelamatan polis, pemerintah akan menyuntikkan modal (Penyertaan Modal Negara/PMN) sebesar Rp22 triliun kepada PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI). Sebanyak Rp12 triliun pada 2021 dan Rp20 triliun tahun berikutnya.

Melalui pendirian asuransi pengganti Jiwasraya, paling tidak pemerintah memiliki asuransi baru yang sehat dan lebih kuat dari sebelumnya. Asuransi baru ini juga diharapkan tumbuh dan menjadi perusahaan yang tidak hanya melayani Jiwasraya namun juga nasabah umum.

“IFG life nanti diharapkan menjadi perusahaan sehat, menguntungkan, serta memberikan layanan asuransi yang lengkap, bukan hanya kepada nasabah eks Jiwasraya melainkan juga kepada masyarakat umum,” tutur Robertus.

Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya (Persero), Hexana Tri Sasongko mengatakan, anggaran sebesar Rp22 triliun untuk asuransi baru tersebut akan dioptimalkan sesuai kaidah hukum. Dia menjamin seluruh peserta atau kasus gagal bayar yang dialami Jiwasraya akan diselesaikan dalam IFG Life.

“Kita akan selesaikan 100 persen tapi dicicil jangka panjang. Apabila lebih cepat akan ada penyesuaian nilai tunai. Akan ada skema yang belum bisa saya detailkan. Intinya nilai tunai dan pengembangan kita cicil,” katanya.

Kebutuhan dana dalam rangka menyelamatkan seluruh pemegang polis sudah dihitung oleh manajamen baru Jiwasraya dan konsultan independen, mengacu total ekuitas Jiwasraya saat ini yang sebesar negatif Rp37,4 triliun. Hitungan itu akan memperhatikan kemampuan fiskal negara yang serba terbatas.

Menurut data Jiwasraya, jumlah pemegang polis Jiwasraya mencapai 2,63 juta orang per 31 Agustus 2020. Lebih dari 90 persen nasabah adalah pemegang polis program pensiunan dan masyarakat kelas menengah ke bawah. ***

 

Check Also

PT Hanson International Tbk (MYRX) Milik Tersangka Kasus Jiwasraya, Bentjok, Pailit Sudah
Putusan sidang atau rapat permusyawaratan hakim sebagaimana dimaksud telah diumumkan oleh Kurator pada dua surat kabar harian Nasional, 21 Agustus 2020

EmitenNews.com – PT Hanson International Tbk (MYRX) pailit sudah. Kebangkrutan perusahaan milik Benny Tjokrosaputra (Bentjok) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: