Setelah Stock Split 1:5, Saham PT Mark Dynamics Indonesia (MARK) Meningkat

K.Muchtar

Berita Emiten, Stock Updates Wednesday, 13th February 2019 1:19:54 PM • 5 days ago


EmitenNews – PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) mulai memperdagangkan saham dengan nominal baru pada 11 Februari 2019 menjadi Rp20 per saham dari nilai awal Rp100 per saham dipecah (stock split) dengan rasio 1:5.

Nilai saham dengan nominal baru tersebut merupakan hasil persetujuan pemegang saham dalam RUPSLB pada 27 Desember 2018 untuk melakukan pemecahan nominal saham atau stock split. Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Selasa (12/2/2019).

Pemecahan nominal saham ini untuk meningkatkan jumlah saham perseroan lima kali lipat. Nilai nominal baru tersebut Rp20 per saham yang mulai berlaku pada awal pekan ini.

“Kami sangat menghargai minat investor terhadap saham perseroan dan untuk memperluas jumlah investor dan likuigitas perdagangan,” kata Presdir MARK, Ridwan Goh di keterbukaan informasi di BEI, Selasa (12/2/2019).

Untuk pemecahan nilai nominal saham dari nilai awal Rp100 per saham dipecah dengan rasio 1:5 menjadi Rp20 per saham. Hal ini meningkatkan jumlah saham beredar yang dari 760.000.062 saham menjadi 3.800.00.310 saham.

Dalam perdagangan hari pertama Senin kemarin dengan nilai nominal baru di buka di harga Rp422 per saham. Ternyata nilainya terus meningkat dan berakhir di harga Rp428 per saham dengan volume perdagangan 1,339 juta saham.

Transaksi yang terjadi pada hari pertama tersbeut sedikit lebih tinggi dari rata-rata per dagangan saham perseroan pada tahun 2018 sebesar 1,263 juta saham per hari.

Sementara pada perdagangan hari kedua, harga di buka pada Rp428 per saham dengan volume perdagangan 13,046 juta saham dan berakhir di Rp505 per saham atau naik 17,99%.

Salah satu faktor kenaikan tersebut seiring dengan positifnya fundamental perseroan. Untuk laba bersih perseroan pada kuatal ketiga 2018 meningkat 82,88% menjadi Rp58,83 miliar dari periode yang sama tahun 2017 sebesar Rp32,17 miliar. Demikian juga untuk kuartal keempat perseroan berasumsi akan kian positif.

Untuk total aset perseroan per 30 September 2018 naik sebesar Rp49,25 miliar menjadi Rp303,87 miliar dari periode yang sama tahun 2017. Sedangkan per 31 Desember 2018 naik 33,5% dari periode yang sama tahun 2017.

Fundamental perseroan seiring dengan peningkatan volume produksi. Pada kuartal ketiga 2018, produksi cetakan sarung tangan mencapai 4.78 juta unit. Angka ini melebihi pencapaian produksi pada periode yang sama tahun 2017 sebesar 3,72 juta unit. Pada akhir tahun 2018 perseroan berasumsi akan mencapai 6,4 juta unit.

Untuk kinerja 2019, perseroan berharap akan kian naik seiring dengan pembangunan pabrik baru di desa Dalu Sepuluh A di Tanjung Morawa. Perseroan telah mendapatkan izin penyelenggara Kawasan Ekonomi Berikat dari Kanwil Bea Cukai Sumut pada 31 Januari 2019.

PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) didirikan pada tanggal 10 April 2002 di Medan Sumatera Utara.

MARK adalah emiten bergerak dalam bidang industri pengolahan porselin dan industri bahan bangunan dari porselin khususnya sebagai cetakan sarung tangan berbahan karet atau sintetis.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Mark Dynamics Indonesia Tbk, yaitu Tecable (HK) Co. Limited, dengan persentase kepemilikan sebesar 78,82%.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *