#
Salah satu program promosi Ramayana Department Store. Foto : Ramayana

Start Berat, Ramayana Tetapkan Target Konservatif Tahun Ini

Emitennews – Start cukup berat dirasakan PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) di awal tahun ini. Peritel dengan merek dagang Ramayana itu mengalami penurunan pendapatan dan laba di tengah keyakinan mulai tumbuhnya keyakinan dan kepercayaan konsumen.

Pada triwulan pertama 2017 RALS meraih total pendapatan sebesar Rp 1,078 triliun atau menipis 0,7 persen dibandingkan Rp 1,086 triliun pada periode sama tahun lalu. Sumber pendapatan mayoritas dari penjualan barang beli putus sebesar Rp 934,232 miliar dan komisi penjualan konsinyasi sebesar Rp 144,195 miliar.

Laba bersih tercatat sebesar Rp 2,872 miliar pada tiga bulan di awal tahun ini atau anjlok 65,8 persen dibandingkan Rp 8,405 miliar pada triwulan pertama 2016. Laba bersih per saham juga turun dari Rp 1,22 menjadi Rp 0,43.

Pada April 2017, RALS mulai merasakan ada perbaikan. Data Same Store Sales Growth (SSSG) yang mengukur tingkat pertumbuhan penjualan pada gerai yang sama mengalami pertumbuhan sebesar 1,0 persen. Divisi fashion diproyeksikan akan mencapai pertumbuhan sebesar 17,4 persen, pertumbuhan supermarket 1,4 persen, dan pertumbuhan total sebesar 12,4 persen (unauditted report).

CFO RALS, Suryanto, mengatakan kenaikan signifikan tersebut disebabkan oleh perbaikan gejolak politik yang sempat melemahkan perekonomian di kuartal pertama 2017.

General Marketing & Merchandising Manager RALS, Jane Melinda Tumewu, mengatakan awal tahun memang melemah namun diyakini segera membaik.

”Pada kuartal 1/2017, peritel di Indonesia mengalami pelemahan penjualan. Hal ini disebabkan gejolak politik yang tidak stabil. Ramayana pun merasakan dampaknya dan hanya mengalami flat growth. Tapi dari tren perilaku belanja di bulan April ini, kami melihat pertumbuhan yang cukup signifikan yang disebabkan adanya kepercayaan konsumen terhadap kestabilan ekonomi Tanah Air,” ungkapnya dalam keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), hari ini (02/05).

Menurutnya, ada perubahan tren yang jelas terutama setelah bulan April ini. ”Setelah tiga bulan pertama flat, penjualan kami meningkat dengan real growth 12,4 persen di bulan April. Tampaknya, itu disebabkan adanya perbaikan dan kestabilan gejolak politik. Dengan membaiknya perekonomian Indonesia dan juga didukung transformasi terhadap gerai-gerai kami, saya yakin Ramayana bisa melayani seluruh masyarakat Indonesia,” dia yakin.

Sampai Maret 2017, RALS telah mengoperasikan sebanyak 112 toko yang tersebar di 54 kota besar di seluruh Indonesia. Ramayana juga telah menawarkan produk-produknya secara online melalui situs dan aplikasi belanja online: Tokopedia.

Perseroan berencana untuk membuka empat toko Ramayana baru di tahun 2017 yang sebagian besar akan dibuka menjelang musim Lebaran. Toko-toko tersebut terletak di area Jabodetabek: Pondok Aren, Kota Harapan Indah (Bekasi), Cikupa, dan Jatinegara.

Ramayana menargetkan penjualan bersih sebesar Rp 8,886 triliun atau naik 8 persen dari Rp 8,228 triliun pada 2016. Target gross margin sebesar 27,5 persen.

 

Buyback

Pembelian kembali saham (buyback) RALS telah diselesaikan pada 15 Maret 2017 dengan total pembelian sebanyak 373.181.100 lembar saham menghabiskan dana sebesar Rp 339 miliar.

RALS mempunyai empat opsi terhadap hasil buyback saham tersebut:

  1. Dijual baik di Bursa Efek maupun di luar Bursa Efek
  2. Ditarik kembali dengan cara pengurangan modal
  3. Pelaksanaan Employee Stock Option Plan atau Employee Stock Purchase Plan
  4. Pelaksanaan waran.

Belum diputuskan opsi mana yang akan ditempuh perseroan atas hasil buyback tersebut.

Pada tahun ini, direksi RALS akan mengusulkan pembagian dividen sebesar 60 persen dari total laba bersih tahun 2016 dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang akan dilaksanakan pada tanggal 16 Mei 2017.

Check Also

Menteri Keuangan Ingatkan para Youtuber agar Taat Bayar Pajak

EmitenNews.com – Para Youtuber taatlah dalam membayar pajak. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengingatkan masyarakat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: