#
Suasana Main Hall gedung BEI. Foto: EN

Terkendala Distribusi Datafeed, Transaksi BEI Terhambat

EmitenNews – Transaksi perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia mengalami gangguan akibat terkendalanya teknis distribusi datafeed di Bursa Efek Indonesia.

“Kami mendapatkan bahwa terjadi kendala teknis pada penyebaran informasi datafeed di Bursa Efek Indonesia,”ucap Kepala Divisi Komunikasi Perusahaan PT. Bursa Efek Indonesia Yulianto Aji Sadono.
Sebagai upaya untuk memulihkan layanan kepada anggota Bursa dan partisipan. Bursa Efek Indonesia saat ini telah melakukan perbaikan dan informasi lebih lanjut terkait informasi acuan perdagangan. Perdagangan akan kembali dimulai pukul 10:00 WIB.

Perdagangan saham terhenti pukul 14.26.51 JATS ketika posisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di level 1.595,753.

Ketika perdagangan terhenti akibat sistem JATS-NextG yang mati, IHSG turun 19,479 poin (1,21%) ke posisi 1.595,753.

Perdagangan saham ketika itu mencatat transaksi sebanyak 74.447 kali, dengan volume 7,559 miliar unit saham, senilai Rp 2,314 triliun. Sebanyak 37 saham naik, 118 saham turun dan 41 saham stagnan.

Posisi harga saham terakhir antara lain Bumi Resources (BUMI) turun Rp 30 menjadi Rp 1.200, Bakrie & Brothers (BNBR) turun Rp 11 menjadi Rp 62 dan Bakrie Telecom (BTEL) turun Rp 6 menjadi Rp 86.

Sedangkan posisi terakhir harga saham yang naik diantaranya Mitra Rajasa (MIRA) naik Rp 20 menjadi Rp 690, Adaro Energy (ADRO) naik Rp 40 menjadi Rp 1.010 dan Truba Alam Manunggal engineering (TRUB) naik Rp 1 menjadi Rp 80.

Sebelumnya pada penutupan perdagangan saham sesi siang, Kamis (23/4\/2009) IHSG melemah 20,625 poin (1,28%) menjadi 1.594,607.

Kerusakan sistem transaksi di Bursa Efek Indonesia ternyata cukup serius. Error yang terjadi di JATS-NextG ikut merusak Disaster Recovery Center (DRC) alias sistem backup BEI. Akibatnya, BEI tidak bisa menyalakan sistem backup.

Gangguan yang terjadi dalam sistem perdagangan di BEI ini adalah untuk kedua kalinya dalam satu hari. Transaksi kedua terdeteksi macet sejak pukul 14.26.51 JATS.

Sebelumnya pada perdagangan Sesi I sekitar pukul 09.30 JATS hingga 09.45 JATS, Kamis (23/4\/2009) sistem perdagangan BEI juga mengalami gangguan.

Gangguan yang pertama terjadi karena ada sejumlah pesanan berulang atas saham PT Berlian Laju Tanker Tbk (BLTA) yang diorder melalui Trimegah Securities (LG) sebanyak 220.000 kali.

Check Also

Laba Jasa Marga (JSMR) Amblas 89,49 Persen di Kuartal III-2020

EmitenNews.com- PT Jasa Marga Tbk (JSMR) mencatat laba bersih yang dapat di atribusikan kepemilik entitas …

%d bloggers like this: