#

Terus Merugi, PT Multi Agro Gemilang Plantation (MAGP) Kembalikan Ijin Perkebunan Milik Anak Usaha

EmitenNews.com – PT Multi Agro Gemilang Plantation Tbk (MAGP) mengembalikan izin lokasi perkebunan kelapa sawit kepada Bupati Pontianak, melalui anak usahanya PT Brent Multidaya.

“Pertimbangan perseroan mengembalikan izin lokasi perkebunan kelapa sawit karena anak perusahaan terus menerus merugi dan diperlukan modal yang besar untuk pengembangan anak usaha, serta dalam rangka menjaga kontinuitas usaha dan profitabilitas perseroan,” kata Sekretaris Perusahaan Jarot Handoko dalam keterbukaan informasi BEI, Kamis (6/2).

Berdasarkan surat keputusan Bupati Pontianak Nomor 159 Tahun 2010 tetanggal 19 Oktober 2010 tentang izin lokasi perkebunan kelapa sawit, di mana surat keputusan tersebut memberikan izin lokasi pembangunan kelapa sawit kepada PT Brent Multidaya seluas kurang lebih 10.602 hektar yang terletak di Sungai Kunyit, Mempawah Hilir, Mempawah Timur, dan Sungai Pinyuh di Kabuaten Pontianak.

PT Brent Multidaya juga mendapatkan surat keputusan Bupati Pontianak Nomor 79 tahun 2012 tertanggal 12 Februari 2012 tentang perubahan atas keputusan Bupati Pontianak Nomor 159 tahun 2010 tentang izin lokasi perkebunan kelapa sawit.

PT Brent Multidaya baru melakukan pembebasan lahan seluas 1.362 hektar dan kondisi lahan pada musim kemarau cenderung kering dan sangat rentan terjadi kebakaran, ditunjang oleh jenis tanahnya adalah gambut, sehingga sangat berbahaya bila terjadi kebakaran karena sulit untuk dihentikan.

Berdasarkan kepemilikan saham langsung perseroan terhadap PT Brent Multidaya sekitar 99,99 persen di mana memiliki total asset senilai Rp84,940 miliar atau tidak melebihi 20 persen dari ekuitas perseroan.

Check Also

Dampak Covid-19, Ini Yang Akan Dilakukan Fajar Capital (SFAN) Kedepan

EmitenNews.com- Perusahaan yang bergerak dalam bidang investasi, jasa, konsultasi manajemen PT Surya Fajar Capital Tbk …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: