#
Bursa Efek Indonesia Terus Mencatat Kinerja Terbaik di Bawah kepemimpinan Tito Sulistio

Tito Sulistio, Bursa Efek Indonesia dan Investasi Pasar Modal

EmitenNews –  Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat prestasi gemilang dibawah kepemimpinan Tito Sulistio selama dua tahun terakhir. Berbagai torehan menjadi saksi dari kerja keras jajaran direksi dan karyawan, tebaru BEI mendapatkan penghargaan Best Companies To Work in Asia 2017 dari HR Asia.

Penghargaan Best Companies To Work in Asia 2017 dari HR Asia didasarkan hasil survey yang dilakukan kepada karyawan mengenai perusahaan dan tingkat kepuasaan kerja karyawan dimasing masing perusahaan.

Bursa Efek Indonesia memperbaiki posisinya sebagai perusahaan yang layak dijadikan tempat bekerja dari posisi sebelumnya 21 menjadi urutan ke 12 di 2017 dari beberapa perusahaan di  Asia.

Direktur Bursa Efek Indonesia Tito Sulistio mengatakan penghargaan yang diberikan menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus meningkatkan performa. “ Ranking Bursa Efek Indonesia berada di 12 dari sebelumnya 22 dari beberapa perusahaan hasil survey. Anda bekerja ditempat yang benar. Untuk itu saya minta dalam bekerja jujur, terbuka, transparan dan ikhlas,” ujar Tito di Bursa Efek Indonesia, Selasa (20/6/2017)

Selama dua tahun kepemimpinan Tito Sulistio, Bursa Efek Indonesia mencetak rekor  nilai kapitalisasi pasar sebesar Rp 6.295.463 Triliun. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat rekor tertinggi di 5.757,43. Hingga juni 2017 total investor di pasar modal telah melewati angka 1 juta investor.

Penambahan jumlah investor baru ini  juga dikontribusikan dari program Yuk Nabung Saham (YNS). Program ini merupakan kampanye yang diselenggarakan Bursa Efek Indonesia untuk mengajak masyarakat sebagai calon investor berinvestasi di pasar modal dengan membeli Saham secara rutin dan berkala.

Sebelumnya Bursa Efek juga mencatat beberapa penghargaan yakni  sistem manajemen keamanan informasi ISO 27001:2013 sejak 2015

Bursa Efek Indonesia juga diganjar penghargaan oleh Global Islamic Finance Award  yakni penghargaan sebagai The Best Supporting Institution of The Year 2016.

Tahun 2016 pasar modal Indonesia mengalami pertumbuhan yang signifikan. Jumlah investor syariah di Bursa Efek Indonesia (BEI) menjadi 12.283 per akhir 2016 atau tumbuh 150% dari tahun sebelumnya 4.908. Per April 2017 tercatat sebanyak 15.141 investor syariah.

 

Check Also

Laba Bank Tabungan Negara (BBTN) Di Kuartal III/2020 Melesat 39,72 Persen 

EmitenNews.com – Mengakhiri kuartal III/2020, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. mencatatkan prestasi sangat positif …

%d bloggers like this: