Untuk Pemukiman, Pabrik Prima Cakrawala Abadi (PCAR) di Semarang Ditutup

Target Ekspor Lima Kontainer Berkurang jadi Tiga Kontainer per Bulan

RS gen

Berita Emiten, Emiten Update Friday, 14th September 2018 1:24:53 PM • 1 week ago


EmitenNews– PT Prima Cakrawala Abadi Tbk (PCAR) kehilangan salah satu pabriknya. Lokasi produksi perusahaan industri pengolahan hasil perikanan (rajungan) milik perseroan di Semarang dianggap menyalahi peruntukkan.

Corporate Secretary PCAR, Baradian Ferry, mengumumkan penutupan pabrik Perseroan yang berlokasi di Semarang, Jawa Tengah, itu pada 31 Agustus 2018. Disampaikan dalam keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), hari ini (14/09).

”Bahwa berdasarkan Surat Kepala Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) kota Semarang No.503/611 tanggal 2 Agustus 2018 tentang Jawaban Permohonan Penerbitan Izin Usaha Industri (IUI) poin 3, Perusahaan tidak mendapatkan IUI dari instansi terkait,” ungkapnya.

Sebab kantor dan pabrik PCAR yang berlokasi di jalan KRT Wongsonegoro nomor 39, Ngaliyan, Semarang, itu tidak berada di kawasan industri. ”Seharusnya diperuntukkan sebagai pemukiman atau perumahan,” terusnya.

Dampaknya, sebagian besar karyawan atau tenaga kerja ahli yang bekerja di kantor PCAR di Semarang mengundurkan diri. ”Perseroan harus berhenti sementara dalam melakukan kegiatan proses produksi,” terusnya.

Meski begitu, kata dia, Perseroan diestimasi bisa hemat biaya tetap sekitar Rp2,4 miliar setiap tahunnya.

”Di sisi lain, Perseroan akan memfokuskan kegiatan ekspor dan produksi di kedua anak usaha yaitu PT Karya Persada Khatulistiwa (KPK) di Indramayu, Jawa Barat, dan PT Nuansa Cipta Magello (NCM) di Makassar, Sulawesi Selatan,” Baradian mengungkapkan.

Pemberhentian sementara kegiatan proses produksi Perseroan di Semarang juga berdampak pada target ekspor per bulannya. Semula targetnya lima kontainer per bulan menjadi tiga kontainer per bulan.

Berita Terkait: PCAR Raih Laba Rp370,4 Juta pada 2017 setelah Rugi Rp10,36 Miliar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *