#
Ilustrasi wisata alam di Bintan. Wabah virus Corona dari Wuhan, China, memukul industri pariwisata Indonesia. Kawasan Bintan, Kepulauan Riau (Kepri) juga kehilangan wisatawan China 100 persen. Kawasan pariwisata terpadu dan eksklusif Lagoi di Bintan pun menutup operasinya sementara waktu. (Dok. Kumparan).

Wabah Virus Corona Hantam Dunia Wisata Indonesia, Turis China di Bintan Anjlok 100 Persen
Kecuali Bintan Agro Beach Resort di Teluk Bakau, terjadi penutupan resor di Bintan On Base. Antara lain, Beach Pearl, Sahid Bintan Resort, Bintan Black Coral, Kalimanta, dan Hutan Mangrove Kunang-kunang

EmitenNews.com – Sadisnya dampak penyebaran virus corona. Wabah penyakit dari Wuhan, China itu, memukul industri pariwisata Indonesia. Setelah dunia wisata Bali terdampak, sekarang Bintan, Kepulauan Riau (Kepri) juga kehilangan wisatawan China 100 persen. Kawasan pariwisata terpadu dan eksklusif Lagoi di Bintan pun menutup operasinya sementara waktu.

Dalam keterangannya yang dikutip Kamis (13/2/2020), Humas Bintan Agro Resort dan SPA, Bambang mengungkapkan, sejak 26 Januari 2020, tingkat kunjungan turis China turun 100 persen karena virus corona. Selain itu juga karena pemerintah mereka mengeluarkan travel warning dan melarang warganya melakukan perjalanan ke luar negeri.

Kecuali Bintan Agro Beach Resort di Teluk Bakau, terjadi penutupan resor, dan wahana di Bintan On Base untuk sementara waktu. Antara lain, Beach Pearl, Sahid Bintan Resort, Bintan Black Coral, Kalimanta, dan Hutan Mangrove Kunang-kunang. Ini imbas turunnya jumlah kunjungan wisatawan mancanegara, terutama asal China, yang selama ini mendominasi.

Pihak resor rugi ratusan juta rupiah terhitung sejak 26 Januari 2020, penghasilan praktis tidak ada. Sejumlah pekerja harian lepas terpaksa dirumahkan. Karena itu, Bambang berharap masalah Virus Corona ini cepat teratasi, sehingga kunjungan wisman ke resort normal seperti semula.

Sepinya kunjungan turis di Bintan, bukan hanya berimbas kepada perusahaan resor, dan wahana, tetapi juga kepada pedagang kecil, yang selama ini tumbuh dan berkembang atas ramainya kunjungan turis di sana. Menurut Bambang, penjual buah yang berdagang di seputar area terdampak sudah kehilangan pelanggan. Lalu, para nelayan yang biasanya menjual hasil tangkapan ke pihak resor, saat ini juga kehilangan pembeli. ***

 

Check Also

Karena Pandemi Covid-19, Pemerintah Putuskan Tidak ada Pemberangkatan Jemaah Haji 2020
Bagi calon Jemaah haji yang telah melunasi ongkos perjalanannya, akan diberangkatkan pada 2021. Jika ada yang membutuhkan Bipih yang sudah disetor, silakan diambil

EmitenNews.com – Tidak ada pemberangkatan Jemaah Haji 2020. Pemerintah memutuskan tidak memberangkatkan calon jemaah haji …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: