#
Ilustrasi wisata alam Bali. Wakil Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Maulana Yusran mengatakan, akibat wabah virus corona 40 ribu pesanan kamar hotel di Bali dibatalkan. (Dok. Bali Water Sport).

Wabah Virus Corona, Pesanan 40 Ribu Kamar Hotel di Bali Dibatalkan
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memastikan wisatawan yang berkunjung ke Pulau Bali tetap ramai dan tak terpengaruh isu wabah virus corona dari Wuhan, China

EmitenNews.com – Penyebaran wabah virus Corona telah berdampak negatif terhadap industri pariwisata. Para pelaku di industri hotel dan restoran dalam negeri juga terdampak dari surutnya kunjungan wisatawan China. Wakil Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Maulana Yusran mengatakan, akibat wabah virus corona 40 ribu pesanan kamar hotel di Bali dibatalkan.

Dalam keterangannya yang dikutip Kamis (13/2/2020), Wakil Ketua Umum PHRI Maulana Yusran mengatakan, tamu yang membatalkan kunjungannya itu, mayoritas wisatawan mancanegara asal Tiongkok. Ini juga dipicu oleh pemberhentian penerbangan dari dan menuju Tiongkok sampai batas waktu yang ditentukan kemudian. Setidaknya sampai kondisi dipastikan aman.

“Dampaknya sangat besar, apalagi saat ini kontribusi wisatawan asal Tiongkok yang ke Indonesia khususnya Bali dan Manado hampir dua juta orang,” katanya.

Menghimpun keluhan para anggotanya, Maulana Yusran mengungkapkan, para pengusaha hotel merasakan betul dampak minimnya kunjungan wisman ke Indonesia itu. Tingkat hunian kamar atau okupansi menurun hingga 40 persen. “Hotel okupansinya menurun. Peristiwa ini juga memengaruhi operator hotel, pendapatan turun karena sektor pariwisata ini menampung banyak tenaga kerja.”

Meski begitu, Kepada pers, di Sekretariat Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), Grand Kebon Sirih, Jakarta, Selasa (11/2/2020), Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian membantah Bali mulai sepi pengunjung akibat penyebaran virus Corona. Mantan Kapolri ini memastikan wisatawan yang berkunjung ke Pulau Dewata itu, tetap ramai dan tak terpengaruh isu wabah dari Wuhan, China itu.

Saat ke Bali dua hari lalu, Tito mengaku sempat mengunjungi sejumlah wilayah, mulai dari Denpasar, Sanur, dan Kuta. Seluruhnya masih ramai dan tak terlihat sepi. “Saya tidak melihat ada kondisi sepi. Ramai. Saya masuk ke Denpasar, Sanur, Kuta, ramai.”

Menurut Tito, kendati hotel tempat menginap wisatawan asal Tiongkok terbilang sepi, Bali diyakini masih menjadi destinasi wisata pilihan bagi wisatawan mancanegara, karena terbilang aman. Banyaknya negara yang mulai menangani kasus Corona dinilai menguntungkan Bali. Wisatawan diklaim akan memilih Indonesia sebagai tujuan destinasi alternatif untuk menghindari penyebaran wabah tersebut.

“Informasi dari Pak Gubernur Bali banyak wisatawan yang tadinya ingin ke Jepang, Thailand, Singapura, mengalihkan kunjungannya ke Bali, karena sampai saat ini tidak ada data terpengaruh Corona,” kata Tito Karnavian. ***

 

Check Also

Karena Pandemi Covid-19, Pemerintah Putuskan Tidak ada Pemberangkatan Jemaah Haji 2020
Bagi calon Jemaah haji yang telah melunasi ongkos perjalanannya, akan diberangkatkan pada 2021. Jika ada yang membutuhkan Bipih yang sudah disetor, silakan diambil

EmitenNews.com – Tidak ada pemberangkatan Jemaah Haji 2020. Pemerintah memutuskan tidak memberangkatkan calon jemaah haji …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: