#
Data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, per Minggu (31/5/2020) pukul 12.00 WIB, jumlah pasien covid-19 di Provinsi Jawa Timur, wilayah yang dipimpin Gubernur Khofifah Indar Parawansa, bertambah 244 orang menjadi 4.857 orang. (Dok. Republika).

Akhir Mei, Jawa Timur Kembali Tercatat Sebagai Provinsi dengan Jumlah Kenaikan Harian Kasus Covid-19 Tertinggi di Indonesia
Data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Minggu (31/5/2020), jumlah pasien covid-19 di wilayah yang dipimpin Gubernur Khofifah Indar Parawansa itu, bertambah 244 jadi 4.857 orang

EmitenNews.com – Jawa Timur kembali tercatat sebagai provinsi dengan kenaikan harian jumlah kasus positif virus corona penyebab coronavirus disease 2019 atau Covid-19 tertinggi di Indonesia sampai akhir Mei 2020. Data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, per Minggu (31/5/2020) pukul 12.00 WIB, jumlah pasien covid-19 di wilayah yang dipimpin Gubernur Khofifah Indar Parawansa itu, bertambah 244 orang menjadi 4.857 orang.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengemukakan hal tersebut saat jumpa pers live streaming Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Minggu sore.

Meski begitu dari tambahan 700 penderita baru hari itu, yang menyebabkan seluruhnya ada 26.473 pasien covid-19 di Tanah Air, total kasus terbanyak tetaplah Provinsi DKI Jakarta. Sampai 31 Mei 2020, wilayah Gubernur Anies Baswedan ini mencatat 7.229 kasus covid-19, disusul Jawa Timur 4.613 kasus, dan Jawa Barat 2.231 kasus.

Sebelumnya, Rabu (27/5/2020), Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengungkapkan sejumlah penyebab kasus harian Covid-19 di Jawa Timur meningkat dalam beberapa hari terakhir. Menurut Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) itu, aktifnya empat klaster yang menjadi sumber penularan Covid-19 di Jatim.

“Jawa Timur ini termasuk daerah yang potensi dari klaster tertentu sangat tinggi. Antara lain dari Gowa, kemudian jemaah tabligh, termasuk juga dari dalam yaitu Pesantren Temboro dan Pabrik Sampoerna,” ujar Doni Monardo usai rapat bersama Presiden Joko Widodo melalui video conference, Rabu (27/5/2020).

Menindaklanjuti temuan itu, Gugus Tugas beserta Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur terus melacak orang-orang yang terlibat kontak dengan empat klaster tersebut. Sejauh ini, Doni menilai seluruh elemen pemerintah di Jawa Timur telah bekerja sama secara baik. Hal itu terlihat dari koordinasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan jajaran TNI dan Polri yang dinilai rapih.

Pemerintah pusat memberikan dukungan agar kurva penularan Covid-19 di Jawa Timur bisa melandai. Antara lain berupa dua unit mobile polymerase chain reaction (PCR) laboratorium yang masing-masing berkapasitas empat mesin. Kedua unit mobile PCR laboratorium itu bisa mengetes 800 spesimen dalam sehari. Lalu, tiga unit rumah sakit lapangan, berupa tenda dengan fasilitas AC dan pendukung lainnya.

“Pemerintah dalam hal ini Gugus Tugas telah menyalurkan dana operasional untuk rumah sakit lapangan sebesar Rp10 miliar,” kata Doni Monardo. ***

 

Check Also

Dari Bisul Pengganggu Terungkaplah 1.262 Orang di Secapa TNI AD Bandung Terinfeksi Corona
Fakta itulah yang terungkap dalam penjelasan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa dari live streaming akun YouTube TNI AD, Sabtu (11/7/2020)

EmitenNews.com – Bisul yang mengganggu kesehatan seorang anggota TNI AD menjadi pembuka kasus infeksi virus …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: