#
Eka Tjipta Widjaja. (Dok. Tribun Timur).

Anak Pendiri Sinar Mas Grup Eka Tjipta Widjaja Saling Gugat Hak Harta Warisan
Penggugat, Freddy Widjaja adalah anak pertama dari 3 bersaudara dari istri ketiga pemilik Sinar Mas Grup, yang bernama Lidia Herawaty Rusli. Eka dan Lidia menikah pada 3 Oktober 1967

EmitenNews.com – Anak Pendiri Sinar Mas Grup Eka Tjipta Widjaja saling menggugat hak harta warisan. Persidangannya digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Senin (13/7/2020). Website PN Jakarta Pusat sipp.pn-jakartapusat.go.id, Senin 13 Juli 2020, menyebutkan perkara gugatan warisan dengan nomor 301/Pdt.G/2020/PN Jkt.Pst itu atas nama penggugat Freddy Widjaja dengan kuasa hukum Yasrizal, SH.

Perkara gugatan Warisan/Wasiat yang didaftarkan pada Selasa, 16 Juni 2020, dalam status perkara tahap persidangan. Freddy Widjaja menggugat kelima kakak tirinya; Indra Widjaja alias Oei Pheng Lian, Teguh Ganda Widjaja alias Oei Tjie Goan, Muktar Widjaja alias Oei Siong Lian, Djafar Widjaja alias Oei Piak Lian dan Franky Oesman Widjaja alias Oei Jong Nian.

Eka Tjipta Widjaja salah satu konglomerat Indonesia yang terkenal sejak era Orde Baru. Pendiri konglomerasi Sinar Mas Group itu meninggal dunia pada 26 Januari 2019. Ia memiliki empat orang istri dan 28 orang anak, berdasarkan akta wasiat nomor 60 yang di buat oleh Notaris Winanto Wiryomartani, S.H., M.Hum, di Jakarta Barat pada 25 April 2008 .

Penggugat, Freddy Widjaja adalah anak pertama dari 3 bersaudara dari istri ketiga pemilik Sinar Mas Grup, Eka Tjipta Widjaja bernama Lidia Herawaty Rusli. Eka dan Lidia menikah pada 3 Oktober 1967.

Para tergugat adalah kakak tiri Freddy Widjaja, anak dari Istri pertama Eka Tjipta Widjaja bernama Trini Dewi Lasuki. Dari pernikahan yang berlangsung pada 25 Desember 1943, lahirlah 8 orang anak. Anak dari Istri pertama inilah yang diwariskan untuk mengurusi usaha di Sinar Mas Grup

Seperti dikutip dari abadikinicom, PN Jakarta Pusat seyogyanya telah menggelar sidang perdana perkara ini, 29 Juni 2020 dengan membacakan permohonan atau petitum oleh kuasa hukum penggugat Freddy Widjaja. Tetapi, karena pihak tergugat tak kunjung hadir, persidangan ditunda. Akhirnya  sidang berlangsung Senin ini dengan agenda sidang Panggilan T-1 dan T-2 di ruang sidang Kusuma Admadja 1, PN Jakarta Pusat.

Adapun Petitum penggugat sebagai berikut: Menerima dan mengabulkan Gugatan Penggugat untuk seluruhnya; Menyatakan bahwa Penggugat dan Para Tergugat adalah ahli waris sah dari almarhum Eka Tjipta Widjaja. Menyatakan Harta Waris adalah harta peninggalan almarhum Eka Tjipta Widjaja;

Menyatakan secara sah dan berharga harta waris yang berupa :

Smart (Sinar Mas Agro Resources and Technology) Tbk, dengan total nilai aset Rp29,310 triliun dengan laba kotor tahun 2018 Rp4,634 triliun.

Sinar Mas Multi Artha dengan total nilai aset Rp100,663 triliun dengan laba kotor tahun 2018 sebesar Rp1,647 triliun.

Sinar Mas Land dengan total nilai aset pada tahun 2019 sebesar USD7.757.500.000 yang jika dirupiahkan dengan Kurs Rp15 ribu sama dengan Rp116,362 triliun.

Bank Sinar Mas TBK dengan total nilai aset pada September 2019 sebesar Rp37,390 triliun.

Indah Kiat Pulp & Paper Tbk dengan total nilai aset pada 2018 sebesar USD8.751.000.000 dengan kurs Rp15 ribu menjadi sekitar Rp131,265 triliun.

Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk, dengan total nilai aset USD2.965.100.000 kurs Rp15 ribu sebesar Rp44,476 triliun.

Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry dengan total nilai aset pada 2018 sebesar USD1.997.500.000 dengan kurs Rp15 ribu sebesar Rp29,962 triliun.

Bank China Construction Bank Indonesia Tbk dengan total nilai aset Rp16,200 triliun.

Asia Food and Properties Limited dengan estimasi nilai aset Rp80 triliun.

China Renewable Energy Investment Limited dengan total nilai aset pada tahun 2019 sebesar HK$2.794.654.000 dengan Kurs Rp19 ribu Rp5,309 triliun.

Golden Energy Mines Tbk dengan total nilai aset pada 2019 sebesar USD780.646.167 dengan Kurs Rp15 ribu SE sebesar Rp11,709 triliun.

Paper Excellence BV Netherlands dengan total nilai aset Rp70 triliun.

Penggugat meminta hakim memutuskan Tergugat untuk membagi harta waris menurut hukum perdata, masing-masing setengah bagian; Menetapkan sita jaminan (conservatoir Beslaag) terhadap harta waris adalah sah dan berharga. Menghukum Tergugat membayar biaya yang timbul dalam perkara ini. ***

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: