#

Anak Tiri Eka Tjipta Widjaja Gugat Warisan, Ini Penjelasan Manajemen Sinar Mas

EmitenNews.com – Anak tiri pendiri Grup Sinar Mas Eka Tjipta Widjaja, Freddy Widjaja menggugat hak warisan senilai ratusan triliun rupiah kepada kelima saudara tirinya. Gugatan tersebut diajukan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 16 Juni 2020 lalu.

Berdasarkan situs resmi Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Freddy menggugat saudara tirinya diantaranya, Indra Widjaja, Teguh Ganda Widjaja, Muktar Widjaja alias, Djafar Widjaja, dan Franky Oesman Widjaja.

Baca juga: Anak Pendiri Sinar Mas Grup Eka Tjipta Widjaja Saling Gugat Hak Harta Warisan

Managing Director Sinar Mas Gandi Sulistiyanto menyampaikan, Freddy Widjaja merupakan anak luar kawin dari nyonya Lidia Herawaty Rusli. Freddy pun telah mendapatkan hak bagiannya sebagai penerima wasiat

“Sesuai dengan surat wasiat,” ujarnya dalam keterangannya, Selasa (14/7).

Sementara, terkait Gugatan dari Freddy Widjaja atas perusahaan – perusahaan sinarmas tidak ada hubungan dengan almarhum Eka Tjipta Widjaja, karena beliau tidak memiliki saham di perusahaan perusahaan tersebut. Sehingga gugatannya tidak mempunyai dasar hukum

“Jadi pada dasarnya sinarmas tidak ada sangkut pautnya dalam persoalan keluarga bpk Eka Tjipta Widjaja dalam kasus gugatan ini,” tuturnya.

Sebagai informasi, sederet perusahaan yang dipersoalkan dalam warisan diantaranya,

1. PT Sinar Mas Agro Resources and Technology TbK (SMAR) atau Smart dengan total nilai aset sebesar Rp 29,31 triliun dengan laba kotor tahun 2018 sebesar Rp 4,63 triliun;

2. PT Sinar Mas Multi Artha Tbk (SMMA) dengan total nilai aset sebesar Rp 100,66 triliun dengan laba kotor tahun 2018 sebesar Rp 1,65 triliun;

3. Sinar Mas Land dengan total nilai aset pada tahun 2019 sebesar US$ 7.757.500.000 dirupiahkan dengan kurs Rp 15.000, sama dengan Rp. 116,36 triliun;

4. PT Bank Sinar Mas Tbk (BSIM) dengan total nilai aset pada September 2019 sebesar Rp 37,39 triliun;

5. PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) dengan total nilai aset pada tahun 2018 sebesar US$ 8.751.000.000 dengan kurs Rp 15.000, sebesar Rp 131,27 triliun;

6. PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) US$ 2.965.100.000 dengan kurs Rp. 15.000, sebesar Rp 44,48 triliun;

7. PT Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry dengan total nilai aset pada tahun 2018 sebesar US$ 1.997.500.000 dengan urs Rp.15.000, sebesar Rp 29,96 triliun;

8. PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk (MCOR) dengan total nilai aset sebesar Rp 16,20 triliun;

9. Asia Food and Properties Limited dengan estimasi nilai aset sebesar Rp 80 triliun;

10. China Renewable Energy Investment Limited dengan total nilai aset pada tahun 2019 sebesar HK$ 2.794.654.000 dengan kurs Rp. 19.000, sebesar Rp 5,31 triliun;

11. PT. Golden Energy Mines Tbk (GEMS) dengan total nilai aset pada tahun 2019 sebesar US$ 780.646.167 dengan kurs Rp. 15.000, sebesar Rp 11,71 triliun;

12. Paper Excellence BV Netherlands dengan total nilai aset sebesar Rp 70 triliun.

Eka Tjipta Widjaja, salah satu konglomerat terbesar pada masa Orde Baru, sekaligus pendiri Sinar Mas Group, meninggal dunia pada Sabtu, 26 Januari 2019 pukul 19.43 WIB dalam usia 98 tahun.

Eka Tjipta yang meninggal karena faktor usia dan kesehatan ini dimakamkan di pemakaman keluarga di Desa Marga Mulya , Kabupaten Karawang, Jawa Barat setelah sebelumnya disemayamkan di rumah duka Gatot Subroto Jakarta.

Eka Tjipta lahir pada 27 Februari 1921 di Quanzhou, China. Pengusaha ini adalah pemilik konglomerasi Sinar Mas Group yang bergerak di bidang perkebunan, pulp and paper, properti, keuangan, serta energi. Belakangan, Sinar Mas juga memasuki ranah bisnis digital ventures.

Menurut penghitungan Globe Asia, Eka Tjipta tercatat memiliki aset senilai US$ 13,9 miliar (Rp 201,5 triliun) di tahun 2018 dan berada di peringkat kedua orang terkaya di Indonesia.

Check Also

Catatan Komnas HAM, Makin Sempit Saja Ruang untuk Menyampaikan Pendapat dan Berekspresi
Wakil Ketua Eksternal Komnas HAM Amiruddin Al Rahab mendasarkan pendapatnya itu dari banyaknya aduan ke Komnas HAM, baik dari jurnalis maupun kalangan masyarakat

EmitenNews.com – Semakin menyempit saja ruang untuk menyampaikan pendapat dan berekspresi. Itulah yang dicatat Komisi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: