#
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Dok. Jabarnews).

Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Pemprov DKI Perpanjang PSBB Transisi Mulai Senin Ini
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, perpanjangan itu otomatis berlaku jika tidak terjadi peningkatan kasus yang signifikan selama perpanjangan PSBB transisi

EmitenNews.com – Mengantisipasi lonjakan kasus virus corona penyebab coronavirus disease 2019 (covid-19), Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali memperpanjang pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi selama 14 hari. PSBB transisi di ibu kota itu, diterapkan mulai Senin (26/10/2020) sampai Minggu (8/11/2020). Pemprov diminta mewaspadai potensi kasus baru virus dengan nama ilmiah SARS-CoV-2 itu.

Perpanjangan PSBB yang diambil berdasarkan Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 1020 Tahun 2020 itu, sebagai langkah antisipasi terhadap lonjakan kasus Covid-19. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, perpanjangan itu otomatis berlaku jika tidak terjadi peningkatan kasus yang signifikan selama perpanjangan PSBB transisi.

Namun, apabila terjadi peningkatan kasus secara signifikan, pemberlakuan PSBB transisi ini dapat dihentikan. Gubernur Anies mengatakan, Pemprov DKI Jakarta dapat menerapkan kembali kebijakan Rem Darurat (Emergency Brake), apabila terjadi tingkat penularan yang mengkhawatirkan. Jika itu terjadi, Pemprov DKI Jakarta dapat menghentikan seluruh kegiatan yang sudah dibuka selama PSBB masa Transisi dan menerapkan kembali pengetatan.

Seperti diketahui PSBB transisi pertama di Jakarta dimulai Senin (12/10/2020), setelah pencabutan PSBB Jakarta akibat peningkatan status penyebaran virus corona.

Mencermati pandemi Covid-19 di DKI Jakarta dalam dua minggu terakhir, penularan relatif melandai. Itu ditandai dari rata-rata persentase kasus positif sepekan terakhir pada 9,9 persen dengan ratio test 5,8 per 1.000 penduduk. Selain itu, rata-rata keterisian tempat tidur isolasi dalam dua minggu terakhir cenderung menurun dari 64 persen pada 12 Oktober 2020 menjadi 59 persen pada 24 Oktober 2020.

Mengutip data Antara, keterisian tempat tidur ICU juga relatif menurun dari 68 persen pada 12 Oktober 2020 menjadi 62 persen pada 24 Oktober 2020. Indikator pengendalian COVID-19 dari FKM UI yang sempat menurun pada minggu lalu, yaitu dari skor 60 (18 Oktober 2020) telah membaik menjadi skor 64 (24 Oktober 2020).

Nilai reproduksi efektif yang juga menjadi indikasi ada atau tidaknya penularan berada pada skor 1,05 (24 Oktober 2020), dibandingkan skor 1,06 pada 12 Oktober 2020.

Sementara itu Satuan Tugas Covid-19 melaporkan temuan kasus positif Covid-19, di DKI Jakarta, Senin (26/10/2020), bertambah 906 penderita. Penambahan ini lumayan rendah, mengingat laju temuan kasus positif di Ibu Kota dalam beberapa minggu ini senantiasa di atas angka 1.000-an kasus per hari. Dengan tambahan itu, total kasus penderita infeksi virus yang dikabarkan berasal dari Wuhan, Hubei, China itu, di Jakarta, saat ini mencapai 101.897 kasus.

Kendati begitu, hari ini, Jakarta tetap saja menjadi provinsi dengan jumlah temuan kasus Covid-19 terbanyak. Bandingkan dengan Jawa Barat, misalnya. Pada provinsi yang dipimpin Gubernur Ridwan Kamil itu, hari ini bertambah 431 kasus, sehingga totalnya menjadi 34.355 kasus.

Provinsi Jawa Timur, Senin ini melaporkan temuan kasus positif covid-19 sebanyak 296 penderita. Alhasil, sampai kini total kasus infeksi virus corona di wilayahnya Gubernur Khofifah Indar Parawansa itu, ada 51.217 kasus.

Bagusnya, Satgas juga mengumumkan, jumlah pasien sembuh di Jakarta tercatat meningkat. Sebanyak 1.162 pasien infeksi virus dengan nama ilmiah SARS-CoV-2 itu, yang dinyatakan sembuh. Tambahan ini membuat total jumlah pasien sembuh di Jakarta mencapai 87.883 pasien.

Sementara itu angka kematian pasien Covid-19 di Ibu Kota, sebanyak 13 orang. Dengan begitu total pasien Covid-19 yang meninggal di Ibu Kota sebanyak 2.177 orang. ***

 

Check Also

Pelan Tetapi Pasti Penderita Infeksi Virus Corona di Indonesia Mendekati Setengah Juta Orang
Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat, Minggu (22/11/2020), ada penambahan 4.360 kasus. Alhasil total kasus covid-19 di Tanah Air kini mencapai 497.668 orang

EmitenNews.com – Pelan tetapi pasti, penderita infeksi virus corona di Indonesia kini mendekati setengah juta …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: