#
Presiden Direktur Astra International, Prijono Sugiarto, pada acara Public Ekspose Live di Gedung BEI Jakarta Senin (26/8).(Foto: Rany)

Astra International Tbk (ASII) Bagi Dividen Interim Rp 57 Per Saham

EmitenNews.com – PT Astra International Tbk (ASII) membagikan dividen dan membayar dividen interim untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 sebesar Rp57 per saham.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) seperti dikutip Selasa (1/10), disebutkan, jadwal pembagian dividen interim Astra yakni Cum Dividen Interim di Pasar Reguler dan Negosiasi pada 4 Oktober 2019, Ex Dividen Interim di Pasar Reguler dan Negosiasi pada 7 Oktober 2019.

Sementara itu, Cum Dividen Interim di Pasar Tunai pada 8 Oktober 2019, Ex Dividen Interim di Pasar Tunai pada 9 Oktober 2019. Adapun, Recording Date pada 8 Oktober 2019 dan Pelaksanaan Pembayaran Dividen Interim pada 30 Oktober 2019.

Pertama, dividen interm akan dibagikan kepada pemegang saham Perseroan yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 8 Oktober 2019.

Kedua, pembayaran Dividen Interim bagi pemegang saham yang sahamnya masih menggunakan warkat (fisik) pembayaran Dividen Interim akan dilakukan dengan pemindahbukuan ke rekening pemegang saham yang telah diberitahukan nama bank serta nomor rekeningnya Biro Administrasi Efek Perseroan.

Pemegang saham yang sahamnya tercatat dipenitipan kolektif pembayaran akan dilakukan melalui KSEI dan pemegang saham akan menerima pembayaran dari pemegang rekening KSEI yang bersangkutan.

Ketiga, Dividen Interim yang akan dibagikan dikenakan pajak sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Oleh karena itu, pemegang saham juga diminta untuk menyerahkan dokumen.

Bagi pemegang saham yang merupakan Wajib Pajak Badan Dalam Negeri yang belum mencantumkan NPWP, diminta untuk menyampaikan copy NPWP kepada KSEI dan RSR.

Sedangkan, bagi pemegang saham yang merupakan Wajib Pajak Luar Negeri yang sahamnya dimasukkan dalam penitipam kolektif KSEI atau tidak dimasukkan dan yang pemotongan pajaknya akan menggunakan tarif berdasarkan Persetujuan Penghindaran Pajak Berganda (P3B), wajib memenuhi persyaratan tentang Pajak Penghasilan serta menyampaikan Surat Keterangan Domisili (SKD) kepada KSEI atau SRS. (Romys)

Check Also

Selisih Kurs Buat Terregra Asia Energy Tbk (TGRA) Catat Rugi Bersih Kuartal III Tahun Ini

EmitenNews.com – PT Terregra Asia Energy Tbk (TGRA) mencatat, rugi bersih Perseroan sepanjang Kuartal III-2019 …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: