#

Bank Maybank Indonesia (BNII) Akui Pendapatan dan Laba Bakal Turun 25 Persen di Semester II-2020
Budi Santoso Corporate Secretary BNII menjelaskan,  sehubungan dengan upaya pencegahan penularan Covid-19 dan juga dalam rangka Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi

EmitenNews.com – PT Bank Maybank Indonesia Tbk.(BNII) mengakui akan dampak dari pandemi covid-19 terhadap keberlangsungan usaha perseroan seperti pembatasan oprasional hingga prediksi penurunan pendapatan mencapai 25 persen.

Budi Santoso Corporate Secretary BNII menjelaskan,  sehubungan dengan upaya pencegahan penularan Covid-19 dan juga dalam rangka Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi, maka perseroan masih melakukan penutupan sementara beberapa cabang/Mobil Kas Keliling (MKK), membatasi jam layanan cabang, melakukan penonaktifan dan pengosongan beberapa mesin ATM dan Cash Deposit Machine (CDM), dan pembatasan jam operasional ATM dan CDM mengikuti jam operasional pemilik lokasi.

“Kontribusi dari kinerja yang terganggu tersebut sebesar 25 persen dari pendapatan kegiatan oprasional perseroan. Sehingga perseroan memprediksi terjadi penurunan pendapatan dan laba bersih sebesar 25 persen pada Periode yang berakhir per 30 Juni 2020 dibandingkan 30 Juni 2019″,” tulis Budi santoso dalam keterbukaan informasi BEI Senin (13/7).

Sebagai stretegy yang di lakukan oleh BNII, Perseroan melakukan aktivasi Business Continuity Plan (BCP) Pandemi dengan metode bekerja Split Operation (SO)/Operasional Terpisah dan Work From Home (WFH)/Bekerja dari Rumah, termasuk rotasi kerja.

Perseroan telah memiliki dan menjalankan prosedur Kesehatan dan Keselamatan Kerja, serta prosedur pencegahan dan penanganan kasus Covid-19. Perseroan juga telah mempersiapkan dan menjalankan protokol aktivitas fisik dalam masa pemulihan Pandemi Covid-19.(Rizki)

Check Also

Kita Layak Khawatir Perhelatan Pilkada Serentak 2020 Bakal jadi Klaster Penyebaran Covid-19
"Temuan Bawaslu menunjukkan, pelanggaran protokol kesehatan pada 10 hari kedua kampanye, yaitu 6-15 Oktober 2020 sebanyak 375 kasus," kata Anggota Bawaslu, Mochammad Afifuddin

EmitenNews.com – Kita layak khawatir perhelatan Pilkada Serentak 2020 bakal menjadi klaster penyebaran virus corona …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: