Begini Penjelasan SIAP Terkait Backdoor Listing Fundamental Resources

RS gen

Berita Emiten, Emiten Update Friday, 3rd August 2018 4:23:40 PM • 3 months ago


EmitenNews – Akuisisi 100 persen kepemilikan saham Ridgetop Holding Ventures Ltd di RITS Ventures Ltd mengakibatkan perubahan pengendali di PT Sekawan Intipratama Tbk (SIAP). Fundamental Resources menjadi pengendali dengan kepemilikan 97,25 persen sehingga transaksi dimaksud merupakan proses backdoor listing.

Dalam penjelasan ke Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui surat ditandatangani Managing Partner, Ahmad Junaedi, hari ini (03/08) disebutkan SIAP melakukan akuisisi 100 persen Ridgetop Holding Ventures pada RITS Ventures itu dengan nilai nominal USD1. Harga pelaksanaan akuisisi sebesar Rp4,765 triliun.

Transaksi itu, menurutnya, mengakibatkan sebuah perusahaan publik yaitu SIAP dikendalikan oleh perusahaan non publik yaitu Fundamental Resources. Backdoorlisting melalui reverse takeover.

”Ditilik dari sudut pandang akuntansi, SIAP (sebagai pihak pengakuisisi secara hukum) dianggap sebagai pihak yang diakuisisi secara akuntansi,” dia menjelaskan.

Sebaliknya, RITS Ventures Ltd sebagai pihak diakuisisi secara hukum dianggap sebagai pihak pengakuisisi secara akuntansi.

Biaya perolehan (nilai wajar imbalan yang secara efektif dialihkan) diukur dengan nilai wajar saham SIAP. Sebaliknya bukan nilai wajar RITS Ventures yang dijadikan patokan.

Sebab, kata dia, SIAP mempunyai harga kuotasian di BEI sehingga dinilai lebih andal untuk digunakan sebagai dasar pengukuran nilai wajar imbalan yang dialihkan.

SIAP juga membantah terjadi penurunan nilai aset, jumlah tercatat Goodwillper 31 Desember 2017 berkaitan dengan transaksi akuisisi dan perubahan pengendali itu.

Dalam penjelasannya, jumlah terpulihkan suatu goodwillIadalah jumlah yang lebih tinggi antara:

  • Nilai wajar entitas yang diakuisisi/entitas anak dikurangi biaya pelepasan dibandingkan dengan;
  • Nilai pakai. Yaitu nilai kini dari arus kas bersih yang diharapkan akan diterima dari entitas yang diakuisisi/entitas anak. Umumnya dihitung dengan metode discounted cash flows.

Nilai wajar SIAP per 31 Desember 2017 menggunakan rumus jumlah saham beredar dikali kurs saham menghasilkan Rp1,992 triliun.

Nilai wajar yang diatribusikan ke kepentingan non pengendali sebesar Rp54,694 miliar. Maka nilai wajar yang diatribusikan ke kepentingan pengendali yaitu Fundamental Resources adalah Nilai wajar SIAP dikurangi Nilai wajar yang diatribusikan ke kepentingan non pengendali yaitu Rp1,937 triliun.

Dikurangi lagi dengan biaya broker (brokerage fee) sebesar Rp5,811 miliar maka nilai wajar diatribusikan ke kepentingan pengendali menjadi Rp1,931 triliun.

Jumlah tercatat goodwillper 31 Desember 2017 sebesar Rp114,457 miliar. Lebih rendah dibandingkan nilai wajar goodwillsebesar Rp1,931 triliun. ”Berdasarkan penghitungan di atas, pada 31 Desember 2017 tidak ada indikasi penurunan nilai goodwill,” ucap Ahmad.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *