#

BEI Resmikan Gedung Baru Kantor Perwakilan Yogyakarta

EmitenNews.com – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) merelokasi sekaligus meresmikan gedung baru yang akan menjadi Kantor Perwakilan BEI di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Peningkatan infrastruktur ini dilakukan untuk mendukung upaya perusahaan dalam pengembangan investasi pasar modal ke berbagai daerah di Indonesia, khususnya di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya.

Peresmian gedung baru Kantor Perwakilan BEI Yogyakarta secara simbolis dilakukan oleh Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Hoesen dengan menandatangani prasasti pendirian. Acara ini turut dihadiri oleh Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti, Komisaris dan Direksi Self-Regulatory Organization (SRO), Jumat (26/7).

Di hari yang sama, BEI menyelenggarakan kegiatan Workshop Wartawan Peresmian Gedung Kantor Perwakilan BEI Yogyakarta yang dihadiri oleh perwakilan media lokal dan nasional setempat serta dilangsungkan di ruang rapat Kantor Perwakilan BEI Yogyakarta.

Masih dalam momentum Peresmian Gedung Kantor Perwakilan BEI Yogyakarta, dilaksanakan juga pemberian bantuan dana operasional kepada Panti Asuhan Al-Idris di Kota Yogyakarta sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan.

Gedung baru Kantor Perwakilan BEI Yogyakarta berlokasi di Jalan P. Mangkubumi No. 84 setelah sebelumnya berlokasi di Jalan P. Mangkubumi No 111. Dengan dimilikinya gedung sendiri maka dapat meningkatkan aset perusahaan serta menurunkan beban sewa ruang kantor dalam Laporan Tahunan BEI yang akan datang.

Setelah dilakukan relokasi, serta bertambahnya aset tetap kepemilikan BEI ini, maka diharapkan tujuan dan efektivitas perusahaan dalam pengembangan pasar modal dapat lebih meningkat, khususnya di daerah-daerah dengan potensi ekonomi tinggi, seperti di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, maupun di daerah-daerah sekitarnya.

Berdasarkan data BEI per akhir Juni 2019, jumlah investor pasar modal di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta telah mencapai 21.148 single investor identification (SID) atau sebesar 0,58 persen dari jumlah populasi penduduk setempat di tahun 2018 yang mencapai 3,63 juta jiwa. Secara tahunan jumlah investor tersebut telah tumbuh 45,96 persen jika dibandingkan dengan 14.488 SID per akhir Juni tahun lalu.

Dapat diartikan bahwa, provinsi yang dipimpin oleh Sri Sultan Hamengkubuwana X sebagai Gubernur sejak 3 Oktober 1998 ini, menyimpan potensi pertumbuhan jumlah investor pasar modal, khususnya investor saham.

Pertumbuhan jumlah investor setempat juga masih dapat meningkat seiring dengan aktivitas yang dilakukan oleh Perusahaan Efek yang memiliki 16 Kantor Cabang dan juga didukung oleh keaktifan dari 35 Galeri Investasi BEI yang tersebar di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Area kerja Kantor Perwakilan BEI Yogyakarta mencakup wilayah Klaten dan Purwokerto yang juga memiliki potensi peningkatan jumlah investor aktif maupun menumbuhkan literasi dan inklusi Pasar Modal Indonesia di masa depan.

Check Also

Selain SCBD, Tiga Emiten Ini Akan Ditendang Oleh BEI

EmitenNews.com – Penghapusan pencatatan saham di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI) atau delisting kembali tersorot. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *