#
Ilustrasi pelatihan SMK. BPS mencatat jumlah pengangguran terbuka, Agustus 2019, sebanyak 7,05 juta orang, didominasi lulusan SMK, 10,42 persen. Di Kota Depok, Jawa Barat ada 70.380 warga belum mendapatkan pekerjaan, terbanyak dari lulusan SMK. (Dok. SINDOnews).

BPS Mencatat Jumlah Pengangguran Terbuka Didominasi Lulusan SMK

EmitenNews.com – Apa yang terjadi dengan kualitas pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) kita?. BPS mencatat jumlah pengangguran terbuka, Agustus 2019, sebanyak 7,05 juta orang, didominasi lulusan SMK, 10,42 persen. Di Kota Depok, Jawa Barat ada 70.380 warga belum mendapatkan pekerjaan, terbanyak dari lulusan SMK.

Dalam paparannya di Jakarta, Selasa (5/11/2019), Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suhariyanto mengatakan, Agustus 2019, tingkat pengangguran terbuka (TPT) didominasi lulusan SMK sebesar 10,42 persen. Lulusan SMA menempati peringkat kedua, 7,92 persen, diploma I/II/III ada 5,99 persen, universitas 5,67 persen, SMP 4,75 persen, dan SD 2,41 persen.

Meski begitu, bila ditarik dari Agustus 2015, menurut Suhariyanto, dominasi SMK itu menurun. Agustus 2018 saja, jumlah pengangguran tingkat SMK hanya 11,24 persen dan kemudian turun menjadi 10,42 persen, Agustus 2019.

Data penduduk usia kerja di Indonesia 197,91 juta orang, bertambah dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar 194,78 juta orang. Tingkat partisipasi kerja juga meningkat dari 66,67 persen menjadi 67,49 persen, Agustus 2019. BPS mencatat, angkatan kerja didominasi oleh laki-laki 83,13 persen pada Agustus 2019, perempuan hanya 51,89 persen.

Pertumbuhan angkatan kerja perempuan juga lambat dibanding laki-laki. Dalam periode Agustus 2018-Agustus 2019, peningkatan hanya 0,01 persen sementara laki-laki 0,44 persen. Selain itu, Agustus 2019, struktur lapangan kerja juga mengalami peralihan. Selama setahun terakhir, kata Suhariyanto, jumlah tenaga kerja di pertanian mengalami penurunan 1,46 persen.

“Pengurangan lapangan kerja di sektor pertanian bagus sekali, karena sektor pertanian sudah sangat terbatas sehingga perlu ada transformasi,” katanya.

Kota Depok

Di Kota Depok, Jawa Barat ada 70.380 warga belum mendapatkan pekerjaan. Dari 6,8 persen pengangguran itu, lulusan SMK paling banyak. Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Depok Manto Jhorgi saat menggelar bursa kerja mini, di SMK Al Muhtadin Rabu (30/10/2019) menyebutkan, pengangguran paling banyak dari lulusan SMK yaitu 43 persen, atau 31 ribu orang.

Untuk mengurangi angka pengangguran khususnya di tingkat lulusan SMK itu, Pemerintah Kota Depok membuat terobosan dan fokus menyalurkan tenaga kerja ke perusahaan di Depok dan Jabodetabek. Proses tersebut dilakukan dengan menggelar bursa kerja khusus dan mini yang diadakan tiap SMK.

Menurut Manto, pihaknya sudah tiga kali menggelar bursa kerja di sekolah, diikuti kurang lebih 40 perusahaan di Jabodetabek. Pemkot juga mewajibkan perusahaan di Depok untuk membuka kuota 40 persen untuk warganya. Kebijakan tersebut dikhususkan bagi perusahaan baru dan sudah diatur dalam peraturan daerah tentang penanaman modal. Pihak Disnaker akan terus menyarankan perusahaan menerima pemuda dan pemudi Depok, khususnya ber KTP atau berdomisili di Depok.

Wali Kota Depok Mohammad Idris menyebut kegiatan bursa kerja yang setiap tahun digelar dianggap mampu menekan angka pengangguran. Hal tersebut dibuktikan juga dari data Badan Pusat Statistik. Mengutip data BPS, Idris menyebutkan, tahun 2017 kurang lebih 70 ribu warga dari dua juta jiwa penduduk di Kota Depok statusnya menganggur. Lewat bursa kerja ini, setiap tahun angka tersebut menurun. Akhir 2017 sebanyak 1.000 orang sudah bekerja dan di akhir 2018 yang terserap 3.592 orang.

Sejak awal tahun 2019 hingga akhir September, tercatat sebanyak 1.807 orang sudah bekerja. Melalui bursa kerja mini yang dilaksanakan diharapkan sedikitnya 884 pencari kerja bisa diterima di 14 perusahaan yang terlibat di sekolah tersebut. ***

 

Check Also

Wuiih! 91 Persen Vendor WIKA Ternyata UMKM

EmitenNews.com – Pasti banyak yang tidak tahu bahwa dalam proyek-proyek infrastruktur yang megah, BUMN konstruksi, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: