#

Dapat Restu, Private Placement 10 Persen Saham PT Surya Esa Perkasa (ESSA) Diambil Garibaldi Thohir DKK

EmitenNews.com- Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA)  pada 25 November 2020 menyetujui menyetujui untuk pengeluaran saham baru sehubungan dengan rencana Perseroan untuk melakukan penambahan modal Perseroan sebanyak-banyaknya 1.430.000.000 saham dengan nilai nominal Rp10 atau sebesar 10 persen dari jumlah seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh, melalui mekanisme Tanpa HMETD alias private placement.

Manajemen ESSA dalam laporan risalah yang disampaikan ke BEI Jumat (27/11) menyebutkan, hasil RUPSLB  menyetujui  penerbitan surat utang dalam jumlah sebanyak-banyaknya sebesar USD 650.000.000,- yang akan dijamin dengaq antara lain antara lain saham PAU yang dimiliki oleh Perseroan dan aset Anak Perusahaan.

Baca juga: Bakal Dibeli Garibaldi Thohir, PT Surya Eka Perkasa (ESSA) Private Placement 1,430 Miliar Saham

RUPSLB menyetujui juga pemberian jaminan perusahaan (Corpordte Guarantee) dan/atau jaminan lain dalam rangka menjamin kewajiban dar/atau utang Perseroan dan/atau anak perusahaan Perseroan lainnya terkait dengan rencana pembiayaan Perseroan dan/atau anak perusahaan Perseroan di masa yang akan datang yang akan dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku sepanjang pemberian jaminan tersebut tidak melebih 50 persen dari total kekayaan bersih Perseroan).

Sebelumnya  manajemen ESSA dalam ketrangannya yang disampaikan ke BEI menyebutkan, dana hasil aksi korporasi ini nantinya akan dipergunakan untuk menambah investasi pada entitas anak perusahaan PT Panca Amara Utama (PAU) dan modal kerja perseroan, tulis manajemen ASSA dalam keterbukaan informasi BEI Senin (23/11).

Adapun, para pihak investor yang akan mengambil bagian atas saham baru yang akan dikeluarkan, yakni pemegang saham lama Perseroan yaitu Garibaldi Thohir, PT. Ramaduta Teltaka, Chander Vinod Laroya, Sugito Walujo, Chandru Nebhraj T, Mukesh Agrawal, Deepak Khullar, Prakash Bumb, Miranda, J.P. Morgan Singapore, Bank Julius Baer, Singapore dan UOB Kay Hian Pte. Ltd., Singapore.

Dengan asumsi seluruh saham baru yang diterbitkan dari saham portepel, maka pemegang saham perseroan dalam jangka pendek akan terkena risiko dilusi kepemilikan saham maksimal sebesar 9,09 persen. Selain itu, rencana aksi korporasi ini dapat memperkuat struktur modal perseroan dengan menurunkan rasio utang terhadap ekuitas menjadi 1,95 kali dari posisi 30 September 2020 sebesar 2,04 kali.

 

Check Also

Presiden Resmikan Tol Kayu Agung-Kramasan
Ini poros terpenting dari jalan tol Trans Sumatera, poros utama Sumatera bagian selatan, yang menghubungkan Pelabuhan Bakauheni, Lampung dengan Palembang, Sumsel

EmitenNews.com – Presiden Joko Widodo meresmikan jalan Tol Kayu Agung-Palembang-Betung Ruas Kayu Agung-Palembang, Selasa (26/1/2021). …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: