#
Ekspor udang salah satu kegiatan usaha CPRO. Foto: CPRO

Di Dorong Dua Unit Usaha, Penjualan PT Central Proteina Prima (CPRO) Tumbuh 5 Persen di Kuartal III_2020

EmitenNews.com – Meski berada di tengah kondisi pandemi COVID-19 yang masih terjadi, PT Central Proteina Prima Tbk (CPRO) hingga Kuartal III-2020 masih mencatat kenaikan penjualan sebesar Rp5,6 triliun, sedikit meningkat dari periode yang sama tahun 2019 yang mencapai Rp5,5 triliun. Perseroan menargetkan pertumbuhan penjualan sekitar 5% dengan target EBITDA antara Rp750-800 miliar.”tulis Manajemen CPRO.

Walaupun masih akan berhadapan dengan ketidakpastian kondisi ekonomi global, dimana masih dirasakannya dampak dari perseteruan dagang (trade-war) antara Amerika Serikat dan China, pergolakan kurs Rupiah, dan juga pandemi COVID-19, Perseroan cukup optimis bahwa masih ada peluang untuk tumbuh.

Dua unit usaha Perseroan yang mencatat performa dengan pertumbuhan yang cukup baik adalah unit usaha pet food (produk makanan hewan kesayangan) dengan membukukan kenaikan penjualan sebesar Rp522miliar hingga bulan September tahun 2020atau naik57,9 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2019.

Selain unit usaha pet food, unit usaha export makanan frozen seafood membukukan penjualan sebesar Rp832 miliar, naik 26.8% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2019 dengan pasar Eropa sekitar 40-45%, Amerika Serikat 30-35%, Jepang 15-20% dan sisanya negara tujuan export lain seperti China, Rusia, Philippines, Canada, dan negara lainnya memberikan kontribusi 15% dari total penjualan Perseroan selama 9 bulan pertama tahun 2020, naik 3% dari kontribusi penjualan export pada periode yang sama pada tahun 2019.

“Maka dari itu, Perseroan mentargetkan pertumbuhan penjualan di 2021 sekitar 5 persen dengan target EBITDA antara Rp750-800 miliar.”tulis Manajemen CPRO dalam keterbukaan informasi BEI Selasa (17/11).

Keyakinan ini, menurutnya, berdasarkan pengalaman Perseroan selama tahun 2020, dimana sektor makanan masih merupakan sektor yang cukup dapat bertahan karena masyarakat masih membutuhkan nutrisi dari produk ikan dan udang.

“Selain itu, Perseroan juga meyakini Pemerintah Indonesia dan pemerintah di negaranegara maju juga akan berupaya keras untuk mendorong daya beli masyarakat dalam rangka untuk meningkatkan konsumsi melalui berbagai program andalan,”terangnya.

Meski demikian, bukan berarti kinerja Perseroan tidak terdampak akibat pandemi. Berdasarkan Laporan Keuangan Perseroan selama 9 bulan tahun 2020, beberapa unit usaha tidak tumbuh dibandingkan dengan tahun 2019 seperti bisnis pakan ikan, pakan udang dan bibit udang. Selain itu, unit usaha domestic food mengalami penurunan penjualan yang cukup signifikan dibandingkan dengan tahun 2019, karena penurunan penjualan ke segmen horeca (hotel, restoran, cafe) yang merupakan sektor yang cukup terdampak akibat pandemi COVID-19.

“Namun demikian, nilai penjualan hingga tahun 2020 diperkirakan akan naik dari pencapaian tahun 2019, di kisaran Rp7,4-7,5 triliun dengan EBITDA tahun 2020 diperkirakan akan mencapai Rp725-750 milyar.”papar Manajemen CPRO.

Check Also

Pakuwon Jati (PWON) Beli Mal Hartono Solo Baru, dan Hotel Marriot Yogyakarta Rp1,359 triliun.

EmitenNews.com – PT Pakuwon Permai, anak usaha PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) menyatakan  telah membeli …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: