#
Dirut BEI Inarno Djajadi

Dirut BEI: Ada Pilpres, Transaksi Harian di Bursa Agak Slowdown Masih Wajar

EmitenNews – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menilai, pelemahan rata-rata nilai transaksi perdagangan harian di Bursa Efek Indonesia akibat adanya aksi wait and see investor terhadap pelaksanaan Pemilihan Umum Presiden (pilpres) pada 17 April mendatang.

Menurut Direktur Utama BEI, Inarno Djajadi, sejauh ini penurunan rata-rata nilai transaksi BEI masih terbilang wajar dan tetap menunjukkan kekuatan bursa saham domestik di tengah tekanan ekonomi global.

“Rata-rata nilai transaksi harian masih oke. Kalau pun agak slowdown sedikit, mungkin karena ada pemilu dan orang akan menunggu. Tetapi, hal ini wajar,” kata Inarno di Gedung BEI Jakarta, Selasa.

Pada pekan kemarin rata-rata nilai transaksi harian BEI menurun 2,47 persen menjadi Rp8,175 triliun dari Rp8,382 triliun pada penutupan di pekan sebelumnya. Sedangkan nilai kapitalisasi pasar menurun 0,86 persen menjadi Rp7.356,38 triliun dari Rp7.420,50 triliun.

Namun demikian, tegas Inarno, BEI optimistis rata-rata nilai transaksi harian pada tahun ini akan lebih tinggi dibandingkan capaian di 2018. “Rata-rata nilai transaksi harian, paling tidak akan lebih bagus dari tahun lalu,” ucapnya.

Bahkan, lanjut dia, volume maupun frekuensi transaksi akan tinggi dibandingkan capaian di 2018. Pada pekan lalu, rata-rata volume transaksi harian BEI menurun 18,58 persen menjadi 13,54 miliar unit saham dari 16,63 miliar unit saham di pekan sebelumnya.

Sementara itu, rata-rata frekuensi transaksi harian BEI pada pekan kemarin menurun sebesar 0,34 persen menjadi 410,52 ribu kali transaksi dari 411,92 ribu kali transaksi pada pekan sebelumnya. “Gejala ini kemungkinan dari pemilu saja. Dan, ini wajar,” ujar Inarno.

Berdasarkan data historis, kata Inarno, BEI mencatat bahwa pada tiga pemilu terakhir tidak terjadi dampak negatif terhadap pasar modal Indonesia. “Dari pilpres yang ada, pengaruhnya tidak terlalu banyak dan tidak ada yang signifikan,” tuturnya.

Check Also

OJK dan Ajaib Bekerja Sama Berantas Hoaks Investasi Ilegal
Kementerian Komunikasi, dan Informatika mendeteksi sepanjang Agustus 2018-November 2019 ada 3.901 hoaks tersebar di kalangan masyarakat

EmitenNews.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan PT Takjub Teknologi Indonesia (Ajaib), penyedia aplikasi di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: