#
Pelayanan Bank Bukopin. Direktur Utama PT Bank Bukopin Tbk (BBKP) Rivan Purwantono bersyukur atas dukungan pemegang saham dan regulator sejak awal proses penambahan modal hingga keluarnya pernyataan efektif OJK. (Dok. IDX channel).

Dirut PT Bank Bukopin Tbk (BBKP) Bersyukur atas Dukungan Pemegang Saham dan Regulator
"Dukungan kuat pemegang saham serta bantuan regulator membuat Bank Bukopin semakin yakin dapat mengatasi berbagai tantangan dan mengembangkan bisnis ke depan," kata Dirut Rivan Purwantono

EmitenNews.com – Direktur Utama PT Bank Bukopin Tbk (BBKP) Rivan Purwantono bersyukur atas dukungan pemegang saham dan regulator sejak awal proses penambahan modal hingga keluarnya pernyataan efektif OJK. Bukopin segera merealisasikan penawaran umum terbatas kelima (PUT V) melalui penerbitan saham baru, dengan memberikan penawaran Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) kepada pemegang saham.

“Dukungan kuat pemegang saham serta bantuan penuh dari regulator membuat Bank Bukopin akan semakin yakin dapat mengatasi berbagai tantangan dan mengembangkan bisnis ke depan,” kata Direktur Utama Bank Bukopin Rivan Purwantono, Rabu (1/7/2020).

Dalam keterangannya yang dikutip Kamis (2/7/2020), Direktur Utama Bank Bukopin Rivan Purwantono mengatakan, pihaknya telah memperoleh persetujuan pemegang saham atas rencana aksi korporasi tersebut melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 24 Oktober 2019.

Rencana aksi korporasi tersebut juga sudah disampaikan dalam keterbukaan informasi pada 30 Desember 2019. Ini berlanjut melalui beberapa tahapan pendaftaran dokumen hingga dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Selasa (30/6/2020).

Rivan menjelaskan, kedua pemegang saham utama Bukopin saat ini; Bosowa Corporindo dan KB Kookmin Bank juga menyatakan kesiapannya untuk melaksanakan HMETD pada PUT V. KB Kookmin Bank sebagai pemegang saham pengendali bahkan menyatakan kesiapan menjadi pembeli siaga untuk menyerap seluruh HMETD yang tidak dieksekusi pemegang saham lainnya.

Berdasarkan persetujuan RUPSLB, jumlah saham yang akan diterbitkan terdiri atas saham kelas B sebesar 4,66 miliar atau 40 persen dari jumlah saham yang beredar saat ini. Dengan rasio tersebut, setiap lima saham lama akan mendapatkan dua HMETD. Kemudian satu HMETD berhak mendapatkan satu saham jika direalisir pada periode pelaksanaan HMETD, dengan harga pelaksanaan Rp180 per saham.

Seperti diketahui Kookmin Bank, 11 Juni lalu telah menggelontorkan dana USD200 juta ke Bank Bukopin, juga merampungkan proses due diligence tambahan dan dalam tahap finalisasi proses sesuai ketentuan di Korea Selatan. Pada Maret 2020 Bosowa juga telah menempatkan dana pada rekening penampungan atau escrow account HMETD PUT V di Bukopin.

Kookmin Bank masuk menjadi pemegang saham Bukopin melalui mekanisme HMETD pada PUT IV tahun 2018. Dengan pelaksanaan PUT V, bank asal Korea Selatan itu kembali menjadi Pembeli Siaga. Diperkirakan Kookmin dapat menjadi pemegang saham terbesar sampai 37,6 persen. ***

 

Check Also

Wahana Interfood Nusantara (COCO) Akan Terbitkan MTN I Senilai Rp100 Miliar, Bunga 12 Persen
MTN I ini mencerminkan 90,37% dari nilai ekuitas PT Wahana Interfood Nusantara Tbk berdasarkan laporan keuangan per 31 Maret 2020

EmitenNews.com- PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) berniat melakukan penerbitan Medium Term Notes (MTN) I …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: