#
Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran (kanan) menyerahkan cinderamata kepada perwakilan BIMP EAGA Pengiran Yura Kesteria PSN Haji Md Yusuf, di Istana Isen Mulan, Kota Palangka Raya, Selasa (2/4/2019). (Dok. Budi Yulianto/Borneonews.co.id).

Gubernur Kalteng Janjikan Kemudahan Perizinan bagi Rencana Investasi Pengusaha Brunei Darussalam
Multippro Resources SDN BHD akan berinvestasi USD10 miliar di bidang perkebunan kelapa sawit, pertanian padi dan jagung

EmitenNews.com – Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran menjanjikan kemudahan perizinan bagi rencana investasi pengusaha Brunei Darussalam. Multippro Resources SDN BHD akan berinvestasi di wilayah 13 kabupaten satu kota itu. Perusahaan negeri jiran itu menyiapkan minimal USD10 miliar atau sekitar Rp145 triliun untuk bidang pertanian.

“Semoga niat baik berupa rencana investasi ini terwujud dan berjalan lancar, sehingga membawa kebaikan dan kesejahteraan bagi masyarakat dalam mewujudkan Kalteng Berkah (Bermartabat, Elok, Religius, Kuat, Amanah dan Harmonis),” kata Gubernur Kalteng Sugianto Sabran kepada pers, usai bertemu perwakilan Brunei-Indonesia-Malaysia-Philipines East Asean Growth Area (BIMP EAGA) Multipro Resources SDN BHD (Brunei Darussalam), di Istana Isen Mulang, Kota Palangka Raya, Selasa (2/4/2019).

Gubernur mengapresiasi langkah BIMP EAGA Multipro Resources SDN BHD asal Brunei Darussalam yang akan berinvestasi di Kalteng itu. Rencana itu diharapkan memberikan manfaat besar kepada masyarakat dan daerah. Dengan begitu, cita-cita mewujudkan Kalteng sebagai salah satu lumbung perekonomian Indonesia, bukanlah sebuah mimpi.

Rencana pengusaha asal negeri jiran itu, fokus pada pertanian, menurut Sugianto Sabran, harus didukung secara total, termasuk perizinannya. Ia berjanji memberikan kemudahan. Terkait perizinan, kalau perlu pihaknya akan memotong masalah rentang birokrasi, supaya tidak terlalu panjang. Kalau bisa satu hari atau diselesaikan dalam tiga jam akan dijalani.

Menurut Gubernur Sugianto, masih banyak investor yang ingin berinvestasi di Kalteng. Baik di bidang kelistrikan, energi, pendidikan, sumber daya manusia, dan lainnya. Menurutnya, semua akan terlaksana dengan baik jika ada kerja sama saling menguntungkan.

“Semua butuh kerja sama agar saling menguntungkan. Baik pengusaha, pemerintah daerah, maupun masyarakat. Kami butuh investor, karena Kalteng tidak bisa membangun sendiri,” tegasnya.

Informasi yang dikumpulkan Rabu (3/4/2019), perusahaan asal Brunei Darussalam Multippro Resources SDN menyiapkan minimal Rp145 triliun. Ketua Eksekutif Dewan Kerja Sama Brunei Darussalam-Indonesia-Malaysia-Filipina East ASEAN Growth Area asal Brunei Darussalam, Pengiran Yura Kesteria PSN Haji MD Yusuf, mengungapkan hal itu usai bertemu Gubernur Sugianto Sabran, Selasa (2/4/2019).

Dengan dana yang disebut baru awal, dan siap ditambah lagi itu, Multiple Resorces SDN BHD akan berinvestasi pada sektor perkebunan kelapa sawit, pertanian padi dan jagung. Investasi tersebut ditanamkan sesuai permintaan pemerintah Indonesia.

Menurut Yusuf, pihaknya terbuka dengan bentuk investasi selain yang diminta pemerintah. Pihaknya siap menanamkan modal terkait infrastruktur, listrik, sekolah, rumah sakit, pariwisata, dan lain sebagainya. Namun, untuk itu, mereka tetap menunggu tawaran pemerintah Indonesia, termasuk Kalteng.

Investasi di Kalimantan Tengah itu dipastikan bakal menguntungkan, tidak hanya pihak Kerajaan Brunei, pemerintah Indonesia dan daerah, serta pengusaha, tetapi juga masyarakat. Meski begitu, pihak Brunei akan memulai investasi setelah ada tanda tangan dengan pemerintah Indonesia, dan terlebih dahulu mendatangkan tim teknis untuk menganalisis lokasi investasinya. ***

 

Check Also

BKN Buka Penerimaan CPNS Setelah Presiden-Wapres 2019-2024, Joko Widodo-Ma’ruf Amin Dilantik
Kuota calon Aparatur Sipil Negara untuk 2019 sebanyak 100 ribu orang, dan pendaftaran pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja 75 ribu orang

EmitenNews.com – Badan Kepegawaian Negara (BKN) akan membuka pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) setelah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *