#
Ilustrasi membatik. Hari ini, Rabu (2/10/2019) adalah Hari Batik Nasional 2019. Untuk itu, pemerintah mengimbau agar masyarakat berbatik-ria. (Dok. INAnews.co.id).

Hari Batik Nasional 2019, Presiden dan Ibu Negara akan Membatik Bersama 500 Orang
Batik diakui pada sidang keempat Komite Antar-Pemerintah tentang Warisan Budaya Tak-benda yang diselenggarakan UNESCO, di Abu Dhabi, 2 Oktober 2009

EmitenNews.com – Hari ini, Rabu (2/10/2019) adalah Hari Batik Nasional 2019. Untuk itu, pemerintah mengimbau agar masyarakat berbatik-ria. Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo dijadwalkan menghadiri puncak acara Hari Batik 2019 di Pura Mangkunegaran, Solo, Rabu (2/10/2019). Jokowi-Iriana akan membatik bersama 500 orang dari berbagai elemen.

Dalam jumpa pers di Pura Mangkunegaran, Solo, Selasa (1/9/2019), Ketua panitia Hari Batik Nasional 2019, Diana Santosa, mengatakan rangkaian acara Hari Batik Nasional sudah dimulai sejak 24 September 2019. Hari itu diisi dengan menggelar pameran batik di Kementerian Perindustrian, Jakarta.

“Puncak acara bertajuk Membatik untuk Negeri sebanyak 500 orang akan membatik bersama-sama, diikuti tokoh-tokoh nasional, presiden, ibu negara, OASE Kabinet Kerja dan para pembatik,” kata Diana Santosa dalam jumpa pers di Pura Mangkunegaran, Selasa (1/9/2019).

Tahun ini perayaan Hari Batik Nasional kembali digelar di dua kota besar. Di DKI Jakarta, 24-27 September 2019, dan Solo, 2 Oktober 2019.

Mohammad Nuh, Menteri Ad-Interim Kebudayaan dan Pariwisata (Budpar) mengungkapkan, sejarah Hari Batik Nasional bermula saat batik diakui pada sidang keempat Komite Antar-Pemerintah tentang Warisan Budaya Tak-benda yang diselenggarakan UNESCO, di Abu Dhabi, 2 Oktober 2009. Saat itu, batik resmi terdaftar sebagai Karya Agung Budaya Lisan dan Tak Benda Warisan Manusia di UNESCO. Sebelumnya, UNESCO juga sudah mengakui keris dan wayang sebagai Karya Agung Budaya Lisan dan Tak Benda Warisan Manusia.

Dengan adanya pengakuan badan dunia itu, pemerintah Indonesia menetapkan 2 Oktober sebagai Hari Batik Nasional. Karena pada 2 Oktober itulah batik diakui secara internasional dalam sebuah sidang terbuka.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono membuat Keputusan Presiden atau Keppres Hari Batik Nasional. Hari bersejarah itu, tertuang dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2009.

“Pengakuan UNESCO terhadap batik itu merupakan proses panjang yang melalui pengujian dan sidang tertutup. Sebelumnya, 11-14 Mei 2009 telah dilakukan sidang tertutup dalam penentuan di hadapan enam negara di Paris,” demikian kata M. Nuh pada 2009.

Setelah 10 tahun berlalu sejak batik diakui secara internasional sebagai warisan budaya tak-benda, setiap tahun Hari Batik Nasional diperingati, dengan meriah dalam berbagai cara. ***

Check Also

Maybank Kim Eng Sekuritas Luncurkan Online Trading Berbasis Syariah

EmitenNews.com – PT Maybank Kim Eng Sekuritas resmi meluncurkan sistem online trading berbasis syariah (Syariah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: