#
Direktur Penilaian Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) I Gede Nyoman Yetna.(Foto:Kom)

Hingga Juni 2020, Penggalangan Dana Dari Pasar Modal Turun 48 Persen
Menurut Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI), I Gede Nyoman Yetna bahwa Perusahaan Tercatat baru saham per 30 Juni 2020 lebih tinggi (28 perusahaan) bila dibandingkan jumlah perusahaan tercatat baru saham pada tahun sebelumnya (17 perusahaan)

EmitenNews.com- Dampak pandemi Covid-19 sangat terasa pada industri pasar modal. Salah satu indikatornya, menurunnya nilai total dana hasil penggalanggan dana melalui penawaran umum baik perdana maupun sekunder.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang dilansir Senin (13/7/2020) bahwa hingga 23 Juni 2020, nilai total penggalanggan dana ‘hanya’ sebesar Rp39,63 triliun, atau turun 48 persen dibanding periode yang sama tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp76,77 triliun.

Meski demikian, minat perusahaan melakukan penawaran umum perdana saham terbilang masih cukup tinggi.

Menurut Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI), I Gede Nyoman Yetna bahwa Perusahaan Tercatat baru saham per 30 Juni 2020 lebih tinggi (28 perusahaan) bila dibandingkan jumlah perusahaan tercatat baru saham pada tahun sebelumnya (17 perusahaan).

“Pada tahun 2020 ini, kami melihat minat perusahaan untuk IPO masih tinggi, khususnya untuk IPO saham,” imbuh dia kepada media.

Ia berharap, seiring kondisi ke depan yang semakin kondusif, sehingga minat para perusahaan di Indonesia untuk dapat melantai di Bursa akan semakin banyak.

Terlebih, dengan adanya beberapa kebijakan dari OJK dan SRO terkait kondisi pandemi saat ini, diharapkan dapat membantu dan mendukung perusahaan untuk tetap berencana IPO dan menjadi Perusahaan Tercatat pada 2020.

Adapun salah satu kebijakan BEI terbaru adalah kebijakan potongan 50 persen untuk ILF Saham.

“Jumlah pipeline IPO saham, sampai dengan tanggal 3 Juli 2020 masih terdapat 21 perusahaan yang berencana akan melakukan pencatatan saham di BEI,” kata dia.

Selain itu, saat ini terdapat 33 penerbit yang akan menerbitkan 42 emisi obligasi/sukuk yang berada dalam pipeline di BEI.

Check Also

OJK Sambut Baik Penggabungan Tiga Bank Syariah BUMN
Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan bahwa dengan meleburnya tiga bank BUMN syariah tersebut akan meningkatkan efisiensi serta daya saing nantinya

EmitenNews.com- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyambut baik rencana Kementerian BUMN untuk melakukan penggabungan (merger) tiga …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: