#
Ilustrasi: Pemerintah Presiden Joko Widodo kabarnya bakal merevisi ketentuan penghasilan tidak kena pajak (PTKP) wajib pajak. Para karyawan berpenghasilan minimal Rp3 juta sebulan siap-siap kena pajak. Saat ini penghasilan minimal Rp4,5 per bulan bebas pajak. (Dok. IDN Times).

Jangan Baper ya, Karyawan Berpenghasilan Minimal Rp3 Juta Sebulan Siap-siap Kena Pajak
Pemerintah bakal merevisi ketentuan penghasilan tidak kena pajak (PTKP). Saat ini penghasilan minimal Rp54 juta setahun bebas pajak

EmitenNews.com – Jangan baper ya. Para karyawan berpenghasilan minimal Rp3 juta sebulan atau sekitar Rp36 juta setahun siap-siap kena pajak. Kabarnya pemerintah Presiden Joko Widodo bakal merevisi ketentuan penghasilan tidak kena pajak (PTKP) wajib pajak. Saat ini penghasilan minimal sebesar Rp54 juta setahun atau sekitar Rp4,5 juta per bulan bebas pajak.

Kepada pers, Kamis (25/7/2019), Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, tak banyak bicara saat ditanya mengenai benar-tidaknya kabar tersebut. Tetapi, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu, menyebutkan, saat ini Kementerian Keuangan fokus membuat draft kebijakan yang diminta Presiden Jokowi. “Aku tidak komentar tentang apa yang keluar. Fokusnya, kita fokus membuat draft sesuai dengan respons Presiden.”

Dari informasi yang dikumpulkan sampai Jumat (26/7/2019), pemerintah dikabarkan tengah mengubah ketentuan baseline penghasilan tidak kena pajak (PTKP) dalam rancangan Undang-undang Nomor 36 Tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan (PPh). Rancangan awal draft revisi itu, ada kebijakan ambang batas PTKP yang diubah jadi Rp36 juta dari sebelumnya Rp54 juta per tahun.

Intinya, wajib pajak yang memiliki penghasilan pajak minimal Rp3 juta per bulan wajib melaporkan surat pemberitahuan (SPT) dan dikenai pajak penghasilan (PPh). Adapun saat ini, penghasilan yang kena pajak minimal Rp54 juta per tahun atau Rp4,5 juta per bulan.

Kementerian Keuangan memutuskan masyarakat berpenghasilan Rp3 juta tidak kena pajak, Juli 2015. Saat itu, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 122/PMK.010/2015 tentang Penyesuaian Besarnya Penghasilan Tidak Kena Pajak. Batas PTKP dinaikkan, dari Rp24,3 juta (Rp2,025 juta per bulan) jadi Rp36 juta (Rp3 juta per bulan). ***

 

Check Also

Presiden Sepakat Naikkan Tarif Cukai Rokok 23 Persen Tahun 2020
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati: Kenaikan tarif cukai membuat rata-rata harga jual eceran rokok diperkirakan meningkat 35 persen

EmitenNews.com – Hampir pasti para perokok bakal menikmati harga rokok lebih mahal. Presiden Joko Widodo …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *