#
PSBB Kabupaten Bogor. Kabupaten Bogor memasuki penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) keenam selama 14 hari, mulai hari ini, Jumat (3/7/2020) sampai Kamis (16/7/2020). Pemerintah Kabupaten Bogor memperpanjang penerapan PSBB setelah berakhirnya PSBB tahap lima pada Kamis (2/7/2020). (Dok. Tribunnews).

Kabupaten Bogor Masuki Penerapan PSBB Keenam Selama 14 Hari Mulai Jumat Ini
Pemerintah Kabupaten Bogor memperpanjang penerapan PSBB setelah berakhirnya PSBB tahap lima pada Kamis (2/7/2020). Kota Bogor mengumumkan penerapan PSBB Pra Adaptasi Kenormalan Baru

EmitenNews.com – Kabupaten Bogor memasuki penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) keenam selama 14 hari, mulai hari ini, Jumat (3/7/2020) sampai Kamis (16/7/2020). Pemerintah Kabupaten Bogor memperpanjang penerapan PSBB setelah berakhirnya PSBB tahap lima pada Kamis (2/7/2020). Sedangkan Kota Bogor mengumumkan penerapan PSBB Pra Adaptasi Kenormalan Baru (AKB). Tujuannya sama-sama mencegah penyebaran covid-19.

“Gubernur (Ridwan Kamil) mengarahkan agar PSBB proporsional dari 3 Juli,” ujar Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan usai rapat evaluasi PSBB daerah se-Jawa Barat secara virtual di Pendopo Bupati, Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu (1/7/2020).

Perpanjangan PSBB Proporsional itu memasuki fase pra Adaptasi Kenormalan Baru (AKB) di Jawa Barat. Kebijakan ini khusus bagi wilayah Bogor, Depok, dan Bekasi (Bodebek). Pasalnya, wilayah Bodebek masih berstatus zona kuning penularan virus corona, yang disebut-sebut dari Wuhan, Hubei, China.

Pemerintah Kota Bogor mengumumkan menerapkan PSBB Pra Adaptasi Kenormalan Baru (AKB) mulai Jumat (3/7/2020), sampai Kamis (16/7/2020). Wali Kota Bogor, Bima Arya menjelaskan, Pra AKB merupakan kebijakan khusus bagi wilayah Bogor, Depok, dan Bekasi (Bodebek).

Meski angka rata-rata penularan (Rt) di seluruh wilayah Jawa Barat sudah di bawah satu, tapi sesuai arahan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, penerapan normal baru di wilayah Bodebek ditangguhkan. Kabupaten Bogor, Rt sudah berada pada angka 0,66. Sudah di bawah satu. Tetapi karena masih zona kuning, gubernur mengarahkan agar PSBB proporsional yang diterapkan.

Namun, menurut Iwan pada PSBB tahap enam ini akan banyak pelonggaran dari segi aturan, seperti pembukaan tempat-tempat wisata maupun usaha dan pondok pesantren. Tapi, untuk sekolah formal, masih ada dilakukan menggunakan sistem daring. Khusus pesantren, dibuka dengan menyesuaikan zona di masing-masing desa.

“Kan di Kabupaten Bogor juga ada zona hijaunya. Kalau ponpes yang berada di zona merah, sepertinya tidak dibuka dulu,” kata Iwan.

Sementara itu Wali Kota Bogor, Bima Arya mengumumkan, pihaknya menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar Pra Adaptasi Kenormalan Baru (AKB) mulai Jumat (3/7/2020). Dalam usulannya kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, kebijakan itu berlaku selama sebulan.

Menurut Bima, Pra AKB merupakan kebijakan PSBB yang berbeda dengan sebelumnya. Akan ada sejumlah bidang yang mulai dibuka dengan protokol kesehatan yang ketat. “Ini PSBB yang berbeda. Tetapi belum juga dikatakan full AKB, karena ada beberapa yang sudah akan kita buka izinkan beroperasi, tetapi masih banyak juga yang masih perlu waktu, kita namakan fase pra AKB.” ***

 

Check Also

Gubernur Anies Kembali Terapkan PSBB, Tidak Perlu SIKM untuk Keluar Masuk Ibu Kota
Untuk keluar-masuk DKI Jakarta sepanjang 14-27 September 2020, harus menunjukkan syarat rapid test (hasil nonreaktif) atau tes PCR (hasil negatif), dengan penerapan protokol kesehatan

EmitenNews.com – Tidak perlu surat izin keluar masuk (SIKM) di tengah penerapan kembali Pembatasan Sosial …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: