#
PT. Asuransi Jiwasraya (Persero). Menurut data Jiwasraya, jumlah pemegang polis Jiwasraya mencapai 2,63 juta orang per 31 Agustus 2020. Lebih dari 90 persen nasabah adalah pemegang polis program pensiunan dan masyarakat kelas menengah ke bawah. (Dok. Medcom).

Kejagung Tetapkan 13 Korporasi dan Pejabat OJK Jadi Tersangka Kasus Korupsi Jiwasraya. Ini Tersangkanya

EmitenNews.com -Kejaksaan Agung (Kejagung) tetapkan 13 korporasi dan Deputi Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berinisial FH sebagai tersangka dalam kasus tindak pidana korupsi PT Asuransi Jiwasraya.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Hari Setiyono mengemukakan bahwa 13 perusahaan tersebut telah berkontribusi merugikan keuangan negara hingga mencapai Rp12,157 triliun dari total keseluruhan kerugian Rp16,81 triliun pada kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya.

Baca juga: Kasus Jiwasraya Disidangkan, Benny Tjokrosaputro dkk Didakwa Rugikan Negara Rp16,8 Triliun

 

“Dari 13 perusahaan tadi, kerugiannya mencapai Rp12,157 triliun. Kerugian ini bagian dari hitungan Rp16,81 triliun kemarin,” katanya dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (25/6).

Dia menambahkan bahwa 13 korporasi tersebut juga dijerat dengan Pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Sementara untuk Deputi Komisioner OJK berinisial FH, hanya dikenakan Pasal Tindak Pidana Korupsi, namun untuk Pasal TPPU masih dalam proses. “Penyidik juga menyangkakan Pasal TPPU kepada 13 korporasi ini. Kalau untuk FH belum dikenakan TPPU,” katanya.

Berikut adalah daftar 13 korporasi yang ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat TPPU pada perkara korupsi PT Asuransi Jiwasraya:

1. PT Dana Wibawa Management Investasi
2. PT Oso Management Investasi
3. PT Pinekel Persada Investasi
4. PT Millenium Danatama
5. PT Prospera Aset Management
6. PT MNC Asset Management
7. PT Maybank Aset Management
8. PT GAP Capital
9. PT Jasa Capital Asset Management
10. PT Corvina Capital
11. PT Iserfan Investama
12. PT Sinar Mas Asset Management.
13. PT Pool Advista Management

Check Also

Catatan Komnas HAM, Makin Sempit Saja Ruang untuk Menyampaikan Pendapat dan Berekspresi
Wakil Ketua Eksternal Komnas HAM Amiruddin Al Rahab mendasarkan pendapatnya itu dari banyaknya aduan ke Komnas HAM, baik dari jurnalis maupun kalangan masyarakat

EmitenNews.com – Semakin menyempit saja ruang untuk menyampaikan pendapat dan berekspresi. Itulah yang dicatat Komisi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: