#
Kementerian Keuangan melakukan moratorium atau pemberhentian sementara perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) baru baik dari umum dan mahasiswa STAN hingga 2024. (Dok. Detak.co).

Kementerian Keuangan Berupaya Wujudkan Pengelolaan SDM yang Adaptif
Kemenkeu melakukan moratorium atau pemberhentian sementara perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) baru baik dari umum dan mahasiswa STAN hingga 2024

EmitenNews.com – Kementerian Keuangan berupaya mewujudkan pengelolaan sumber daya manusia (SDM) yang optimal untuk mewujudkan SDM yang adaptif dan technology savy. Antara lain karena itulah Kemenkeu melakukan moratorium atau pemberhentian sementara perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) baru baik dari umum dan mahasiswa STAN hingga 2024.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 77 Tahun 2020 tentang Rencana Strategis Kementerian Keuangan 2020-2024, yang dikutip Rabu (8/7/2020). Intinya, proyeksi kebutuhan SDM aparatur Kementerian Keuangan untuk jangka waktu lima tahun dihitung dan disusun secara hati-hati berdasarkan ketentuan yang berlaku.

“Itu dilakukan dengan memerhatikan arah kebijakan nasional di bidang pengelolaan SDM aparatur dan kondisi existing SDM Kementerian Keuangan,” seperti tertulis PMK 77/2020.

Total pegawai Kemenkeu per 1 Januari 2020 yakni 82.451 orang. Berdasarkan unit eselon I, pegawai Kemenkeu terbanyak di Direktorat Jenderal Pajak, yaitu sejumlah 46.468 orang atau 56,35 persen. Berikutnya, di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai sejumlah 16.909 orang atau 20,5 persen.

Pihak Kemenkeu menjelaskan, proporsinya dalam generasi, sebanyak 25 persen generasi Z, 40 persen generasi Y, 29 persen generasi X, dan 6 persen generasi Baby Boomer.

Pada 2024, Kemenkeu menargetkan jumlah pekerjanya dari generasi Y dan Z atau milenial bisa mencapai 69 persen dari total pegawai. Untuk mencapai proyeksi tersebut, Kementerian yang dipimpin Menteri Sri Mulyani Indrawati itu, menyiapkan sejumlah strategi seputar kebutuhan SDM pada rentang waktu 2020-2024. Antara lain: arahan Menteri Keuangan untuk menerapkan kebijakan minus growth mulai tahun 2020. Pelaksanaan moratorium rekrutmen CPNS umum dan lulusan PKN STAN pada 2020-2024

Proyeksi pegawai keluar dihitung melalui prediksi pegawai yang memasuki batas usia pensiun (BUP) dan pegawai keluar nonpensiun sampai lima tahun ke depan. Jumlah prediksi pegawai BUP berdasarkan data per Januari 2020. Selanjutnya, pemenuhan pegawai baru tahun 2020 dari rekrutmen umum 2019. Lainnya, kecukupan anggaran dan sarana prasarana pendukung lainnya.

Sebelumnya, pemerintah memastikan tidak akan membuka penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) periode 2020 dan 2021. Tetapi, program sekolah kedinasan seperti Akademi Kepolisian dan Akademi Militer tetap berjalan pada 2021. Untuk seleksi CPNS formasi 2019, yang sempat terhambat akibat pandemi virus Corona pelaksanaannya dilanjutkan.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Tjahjo Kumolo, mengungkapkan hal tersebut, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/7/2020).

Tjahjo Kumolo menegaskan, meski penerimaan CPNS hingga 2021 ditiadakan, namun pemerintah tetap melanjutkan seleksi CPNS formasi 2019 tahun ini. Pemerintah melanjutkan proses seleksinya, yang sempat tertunda karena mewabahnya virus corona penyebab coronavirus disease 2019 (covid-19).

Rencananya, penyelenggaraan kelanjutan tes CPNS 2019 tersebut, Agustus 2020. Secara proyeksi, kegiatan tes lanjutan dari Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS tersebut bakal dilaksanakan hingga awal Oktober 2020.

Meski begitu, Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyatakan hingga saat ini belum ada tanggal pasti kapan pelaksanaan SKB CPNS akan kembali digelar. Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Hukum dan Kerja Sama BKN Paryono mengatakan, pihaknya tengah fokus untuk menyelesaikan proses tes SKD sekolah kedinasan yang dilaksanakan sejak 1 Juli 2020. ***

 

Check Also

Masih ada Waktu bagi Pelaku UMKM Terdampak Covid-19 untuk Peroleh BLT Rp2,4 Juta
Bagi pelaku UMKM yang berminat, dipersilakan mendaftar melalui Dinas Koperasi dan UMKM daerah sesuai domisili. Di beberapa wilayah, ada juga yang membuka pendaftaran online

EmitenNews.com – Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bergembiralah. Pemerintah memperpanjang program Bantuan Langsung …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: